Bondowoso
Diterjang Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan Banyuputih Situbondo Tenggelam

Memontum Situbondo – Sebuah perahu viber yang ditumpangi oleh dua nelayan warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, tenggelam di Perairan Mimbo, Sabtu (04/12/2021) petang.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.00. Saat itu, kedua korban yaitu Suki (37) dan Adi (37) warga, Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, berangkat memancing ikan sekitar pukul 14.00.
“Menjelang sore hari, cuaca mulai hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Karena perahu mulai kehilangan keseimbangan, sehingga perlahan-lahan mulai tenggelam,” ujarnya.
Baca juga :
- Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif
- Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok
- Stabilkan Harga Cabai, TPID Kota Malang Siapkan Intervensi Via Warung Tekan Inflasi
- Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027
- Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon
Puriyono mengungkapkan, mengetahui perahu viber yang mereka tumpangi mulai tenggelam, kedua nelayan tersebut bergegas menyelamatkan diri dengan memakai pelampung. “Kemudian, salah satu nelayan mencoba menghubungi warga dengan menggunakan handphone, untuk meminta bantuan,” tambahnya.
Lebih lanjut Puriyono menjelaskan, warga kemudian berangkat ke lokasi tenggelamnya perahu tersebut. “Alhamdulillah, sekitar pukul 21.30, kedua nelayan beserta perahu viber yang tenggelam berhasil ke bibir pantai,” ujarnya.
Puriyono menghimbau, kepada nelayan di Situbondo, untuk lebih berhati-hati lagi saat mencari ikan di laut. “Sekarang cuaca sering berubah-ubah dengan cepat. Apalagi kalau sampai hujan deras disertai angin kencang. Untuk itu, tolong selalu membawa alat pelampung kalau melaut,” terangnya. (her/sit)














