Lamongan
Tingkatkan Kualitas Pelayanan MPP, Pemkab Lamongan Gelar Forum Konsultasi

Memontum Lamongan – Untuk membangun sinergitas dan koordinasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menampung saran dan masukan mengenai pelayanan, Pemkab Lamongan mengadakan forum konsultasi tentang keberadaan MPP (Mal Pelayanan Publik) Lamongan, Selasa (28/12/2021) di Ruang Pertemuan Gajah Mada Gedung Pemkab Lamongan.
Forum yang bertemakan Mal Pelayanan Publik itu, sebagai upaya peningkatan kualitas layanan publik Kabupaten Lamongan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh Nalikan. Selain membuka forum, dirinya juga memberikan materi tentang evaluasi MPP di Lamongan.
Baca juga
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Operasional MPP yang sudah berjalan setahun lebih itu, sangat membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan publik, namun masih belum optimal. Sehingga, monitoring dan evaluasi senantiasa dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Nalikan.
Selain itu, dirinya juga berharap dengan adanya forum tersebut, melalui diskusi, koordinasi dan menyatukan pandangan akan diperoleh solusi agar MPP Lamongan dapat memberikan manfaat prima, berjalan efektif dan efisien, serta mampu menjawab setiap kebutuhan masyarakat yang terkait dengan pelayanan publik. “Kalau berbicara tentang mall, di sana harusnya kita bisa mengurus apa saja. Bagaimana mall ini bisa sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya harap forum ini akan memberi kontribusi ke depan , agar semakin lama MPP ini menjadi lebih baik lagi. Pelayanan itu harus semakin lama semakin smart, menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Turut hadir juga dalam acara sebagai nara sumber, M Faqih Syarif H dari Universitas STAI Lirboyo Kediri. Dirinya menyampaikan, bahwa materi terkait menjadi ASN yang ASIK. “Untuk memberikan pelayanan yang baik, ASN juga perlu menjadi ASN yang ASIK. ASIK ini adalah Antusisme, Strategi Diri, Inisiatif dan Kolaboratif,” terangnya. (zud/zen/sit)
















