Kota Malang
Tunjukkan Progres Apik, Wali Kota Sutiaji Targetkan Malang Creative Center Beroperasi 22 Juli 2022

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), Diah Ayu Kusumadewi, beserta jajarannya meninjau pembangunan Malang Creative Center (MCC), Rabu (29/12/2021) siang. Mega proyek yang berlokasi di Jalan A Yani, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, ini mengalami defiasi positif sekitar 3 persen lebih. Sehingga, ditargetkan MCC siap beroperasi tepat pada waktunya, yakni 22 Juli 2022 mendatang.
“Pembangunan MCC mengalami defiasi positif terhadap rencana, yaitu sekitar 3 persen lebih. Jadi, progressnya di tahun 2021 ini, bisa dikatakan bagus,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Rencananya, proyek yang digadang-gadang menjadi ‘Silicon Valley’ Jawa Timur, itu akan rampung dalam 203 hari lagi. “Tinggal kekurangannya, bisa dikerjakan karena masih 203 hari. Mudah-mudahan, nanti bisa lebih cepat. Karena MCC itu targetnya berdasarkan kontrak, masih 22 Juli 2022,” terang Sutiaji.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, menjelaskan bahwa saat ini pembangunan MCC sudah mencapai 55 persen. “Seharusnya 51 persen lebih, tetapi saat ini sudah mencapai 55 persen. Jadi, ada defiasi positif lebih dari 3 persen hingga 4 persen. Artinya, progres lebih bagus dari pada rencananya,” beber Diah.
Di tahun 2021 ini, fokus pembangunan MCC ada pada penyelesaian struktur mulai lantai dasar hingga lantai 8. “Kalau mau pasang yang paling atas, Pak Wali menghendaki sekitar tanggal 10 Januari 2022 dipasang,” sambungnya.
Tidak hanya progres yang menunjukkan hasil positif, serapan anggarannya pun juga sudah 100 persen dari Rp 25 miliar. “Tinggal anggaran sisanya yang di tahun 2022 sekitar Rp 74 miliar. Kan ini pembangunannya multi years,” terang Diah. (mus/sit)
















