Hukum & Kriminal
Sasaran Tempat Wisata di Kepanjen, Pamor Keris Polres Malang Dapati 20 Orang Tidak Patuh Prokes

Memontum Malang – Tim Patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) Polres Malang terus beraksi dalam menegakkan Prokes di tengah masyarakat. Kali ini, tim yang berisikan personel gabungan dari semua stakeholder Forkopimda Kabupaten Malang tersebut, menyasar tempat wisata yang ada di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (08/02/2022).
Saat razia ini, petugas masih menjumpai masyarakat yang masih lalai dalam Prokes. “Kita masih menemui masyarakat yang tidak pakai masker di lokasi Taman Puspa, Kepanjen,” ujar Perwira Pengendali (Padal), Iptu Taufik.
Sedikitnya, tambahnya, kurang lebih ada 20 orang yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di tempat umum. “Kita mengedepankan langkah preventif dan humanis. Dengan tujuan agar masyarakat sadar dan tidak kendor dalam menerapkan Prokes,” ujarnya.
Baca juga :
- Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027
- Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon
- Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional
- Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian
- Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan
Perwira Polisi yang juga menjabat sebagai Kasihumas Polres Malang ini menyebutkan, dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, pemerintah Kabupaten Malang telah berkomitmen untuk melangkah lebih awal dalam pencegahan. “Bapak Kapolres bersama Forkopimda Kabupaten Malang telah berkomitmen untuk menjaga dan mengendalikan penyebaran virus Omicron ini secar bersama-sama,” jelas Iptu Taufik.
Dirinya berharap, agar masyarakat tidak lengah dan terus bersama-sama dalqm upaya memutus penyebaran Covid-19. “Walau sudah melaksanakan vaksinasi, mari kita tetap melaksanakan Prokes secara baik dan benar,” ujarnya. (hms/gie)
















