Kota Batu
Pedagang Pasar Kota Batu di Penampungan Keluhkan Kebocoran Atap dan Saluran Drainase

Memontum Kota Batu – Beberapa bangunan di pasar penampungan Kota Batu, mengalami kebocoran setiap kali terjadi hujan. Akibat realita itu, aktivitas jual beli pedagang pun menjadi keluhan tersendiri pedagang.
Sebagaimana yang disampaikan Pedagang Baju Vikky Ilham, Rabu (16/02/2022). Dirinya mengaku, bahwa aktivitas berjualannya terganggu saat hujan turun. Itu karena, ada kendala saluran air yang tidak memadai sehingga bocor.
“Selain tidak adanya talang untuk pembuangan air, saluran atau drainasenya pun langsung di depan toko atau di jalan,” ujarnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Vikky menambahkan, bukan hanya air hujan saja yang menjadi kendala sekarang. Akan tetapi, ranting dan dedaunan yang menumpuk, juga mengakibatkan talang airnya menjadi tersumbat.
“Tersumbatnya talang air dikarenakan dedaunan dan ranting pohon, yang jatuh dan menutup saluran talang air,” ungkapnya.
Vikky juga menyampaikan, untuk sekarang sebagian talang air yang di pasang adalah hasil dari upaya para pedagang sendiri. “Harapan dari seluruh pedagang, agar pemerintah setempat secepatnya membenahi segala kekurangan di pasar ini. Khususnya, di buatkan tempat untuk mengaliri air hujan agar tidak terjadi lagi genangan air saat hujan,” ujarnya. (bir/mg1/sit)
















