Hukum & Kriminal
Jemput Anak Pulang Sekolah, Mobil Mazda Mendadak Kobarkan Api

Memontum Kota Malang – Sebuah mobil Mazda type familia tahun 1997, Nopol M 1131 HC, yang dikemudikan Ahmad Fudlali (34), warga Jl Satsuo Tubun IV, Perum Garden Asri, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendadak terbakar di Jl Simpang Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya depan Kantor Bakorwil, Sabtu (24/09/2022).
Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, korban menjemput anaknya pulang sekolah dari MIN 1 Kota Malang. Saat perjalanan pulang, tepatnya di Jalan Jakarta, korban merasakan mobil yang dikendarainya terasa tersendat-sendat. Selain itu, juga ada bau bahan bakar yang cukup menyengat.
Baca Juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Karena merasa ada yang tidak beres, korban putar balik ke Jalan Simpang Ijen, untuk menghentikan kendaraannya di tepi jalan. Saat dilakukan pengecekan dan membuka kap depan mobil diketahui api telah berkobar. Api menyala dari filter bensin dan langsung membesar.
Seketika itu anak korban yang berada di dalam mobil diminta untuk langsung ke luar. Api dengan cepat membesar hingga kejadian ini dilaporkan ke Polsek Klojen dan PMK Kota Malang. Tak lama kemudian, 3 mobil pemadam Kota Malang tiba di lokasi kejadian. Petugas segera bergerak cepat hingga berhasil melakukan pemadaman. Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 32 juta.
Kapolsek Klojen, Kompol Domingos Ximenes, mengatakan bahwa dugaan kebakaran ini akibat adanya selang filter bensin yang bocor. “Sumber api menurut korban berasal dari selang filter bensin yang bocor dan terkena aliran listrik dari aki. Seluruh bagian Mobil milik korban terbakar hingga kerugian diperkirakan mencapai Rp 32 juta. (gie)
















