Hukum & Kriminal
Carok..Dua Warga Klakah Lumajang Jalani Perawatan dan Diduga Dipicu Masalah Perselingkuhan

Memontum Lumajang – Peristiwa berdarah alias Carok terjadi di Dusun Jatian, Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Sabtu (28/01/2023) pagi. Akibat aksi duel satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) itu, mengakibatkan keduanya sama-sama harus dibawa ke rumah sakit, karena mengalami luka serius di bagian tubuh
Diperoleh informasi dari warga, bahwa peristiwa tersebut diduga dilatar belakangi masalah dugaan perselingkuhan. “Perselisihan itu informasinya karena dugaan perselingkuhan,” kata seorang warga, Sholeh.
Sementara itu dari penelusuran Memontum.com, diketahui duel carok tersebut melibatkan seorang pria bernama Bunawi (55), warga Dusun Jatian dengan Tohan (40) dari Dusun Gunung Lawang, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah. Sementara peristiwa berdarah, berlangsung di depan rumah Bunawi.
Baca juga:
- Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly
- Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan
- Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin
- Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD
- Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit
Kapolsek Klakah, Iptu Khoirin, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan terkait terjadinya peristiwa duel carok di wilayahnya. “Betul sekali, mas, ” ujarnya seraya menyatakan jika tidak ada yang meninggal dunia dalam peristiwa itu.
Hanya saja, saat ditanya lebih lanjut mengenai kronologis kejadian dan motif keduanya, Kapolsek belum memberikan penjelasan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Heri Siswanto, saat dikonfirmasi menyampaikan jika pihaknya langsung turun ke tempat kejadian guna melakukan penyelidikan. Karenanya, masih belum mengetahui secara rinci, pemicu dari kejadian itu. “Anggota masih di TKP,” terangnya singkat. (adi/sit)















