Kota Malang
Diabetes Dominasi Kasus Penyakit Tidak Menular di Kota Malang sepanjang Tahun 2024

Memontum Kota Malang – Penyakit Tidak Menular (PTM) yang paling banyak ditemukan di Kota Malang sepanjang tahun 2024 yakni Diabetes Militus (DM), dengan jumlah penderita mencapai 21.222 orang. Berdasarkan laporan surveilans, kasus terbanyak ditemukan pada penderita diabetes tipe II, khususnya pada kelompok usia 60 hingga 69 tahun.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa penyebab utama DM tipe II itu yakni karena gaya hidup tidak sehat dan terjadi penurunan fungsi metabolik seiring dengan bertambahnya usia. “Kasus diabetes ini memang cukup banyak. Trennya di tahun 2024, itu ada peningkatan tapi tidak terlalu signifikan,” kata Husnul, Kamis (09/01/2025) tadi.
Selain diabetes, hipertensi juga menjadi salah satu PTM yang mendominasi kasus kesehatan di Kota Malang. Apalagi, tren kebiasaan nongkrong di kafe semakin marak dinilai menjadi salah satu faktor yang pemicu peningkatan kasus.
Baca juga :
“Kalau pengaruhnya, iya ada. Yang jelas, diabetes dan hipertensi sudah masuk 10 besar penyakit terbanyak di Kota Malang,” ujarnya.
Di sisi lain, penyakit yang sering menyerang anak muda di Kota Malang lebih banyak terkait dengan sistem pernapasan, seperti batuk, pilek, flu dan rasa tidak nyaman di tenggorokan. “Penyakit ini biasanya dipicu oleh cuaca, kebiasaan yang kurang baik, dan pola makan yang tidak sehat,” tambahnya.
Di akhir, Husnul juga mengimbau masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat guna mencegah PTM tersebut. Termasuk, pemberian edukasi serta program pencegahan akan terus digencarkan untuk menekan angka kasus di kemudian hari. (rsy/sit)











