Banyuwangi
Pemkab Banyuwangi secara Konsisten Raih WTP 13 Kali Berurutan

Memontum Banyuwangi – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Banyuwangi Tahun 2024, Kamis (17/04/2025) tadi. Prestasi atas kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel ini, menjadi raihan secara konsisten selama 13 tahun berturut-turut.
Laporan Hasil Pemerikasaan (LHP) tersebut, diterima langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dari Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, di Kantor BPK Jatim, Sidoarjo. Turut mendampingi raihan itu, Wakil Ketua DPRD, Siti Mafrochatin Ni’mah.
Kepala Perwakilan BPK RI Jatim, Yuan Candra, mengatakan bahwa BPK memberikan opini sebagai kesimpulan profesional mengenai tingkat kewajaran informasi dalam laporan keuangan. “Perolehan opini WTP ini menunjukkan bahwa menurut penilaian independen, instansi pemerintah telah menyusun dan menyajikan laporan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Raihan ini juga berarti bahwa Pemkab Banyuwangi telah menunjukkan upaya-upaya nyata dalam mewujudkan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan negara,” katanya.
Baca juga :
Sementara itu, Bupati Ipuk mengaku bersyukur karena pemkab kembali berhasil mempertahankan kualitas tata kelola keuangan daerah. Torehan 13 kali beruntun menerima opini WTP dari BPK, menunjukkan pengelolaan keuangan kabupaten ini sesuai standar akuntansi pemerintahan dan perundang-undangan.
“Pencapaian WTP ini adalah bentuk transparansi sekaligus tanggung jawab pemkab terhadap pengelolaan keuangan daerah. Terima kasih kepada BPK yang telah mengaudit dan memberikan arahan dari tahun ke tahun. Terima kasih juga kepada seluruh rekan-rekan perangkat daerah dan DPRD Banyuwangi atas sinergi yang baik selama ini,” kata Bupati Ipuk.
Dirinya juga menambahkan, opini WTP dari BPK tersebut menjadi motivasi agar terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah. “Tata kelola keuangan yang baik juga akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat dengan output-outcome program pembangunan yang jelas,” tambahnya.
Dengan berhasil mempertahankan WTP 13 kali beruntun, ujarnya, juga akan meningkatkan kepercayaan berbagai pihak seperti pemerintah pusat hingga investor kepada Banyuwangi. “Laporan keuangan yang transparan dan akuntabel memberikan keyakinan pada pusat untuk mendukung program daerah. Sedangkan bagi investor menjadi pertimbangan bahwa daerah memiliki tata kelola yang baik. Ini dapat mendorong masuknya investasi ke daerah,” papar Bupati Ipuk. (kom/bwi/sit)















