Kota Malang
Event Malang Raga Bugar Satu Hati Pemkot Malang Berlangsung Sukses

Memontum Kota Malang – Event Malang Raga Bugar Satu Hati yang menjadi rangkaian dari Ngalam Sehat 2025, sukses terselenggara di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Minggu (11/05/2025) tadi. Kegiatan ini, diikuti oleh 111 peserta yang tidak hanya berasal dari Kota Malang, tetapi juga datang dari Kota Batu, Surabaya, Semarang, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Jombang, Denpasar, bahkan Papua.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, dalam sambutannya menjelaskan bahwa acara ini digelar untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 Kota Malang. “Oleh karena itulah kuota peserta kami batasi 111 orang yang sudah terdaftar,” kata Sekda Erik.
Dirinya menyebutkan, acara ini juga mencerminkan salah satu dari Dasa Bakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, yang mengusung visi misi menjadikan Kota Malang sebagai kota yang sehat. Baik itu secara fisik maupun mental, serta dengan dukungan infrastruktur yang memadai.
“Kesehatan fisik, mental dan spiritual adalah bagian dari cita-cita untuk menjadikan warga Malang lebih sehat, sejahtera dan produktif,” ujar Sekda Erik.
Baca juga :
Sekda Erik juga mengungkapkan, bahwa salah satu inisiatif penting dalam mewujudkan visi tersebut adalah peresmian Mbois Gym, fasilitas yang memberikan akses kepada masyarakat untuk hidup sehat dengan biaya yang terjangkau. “Harapannya, Malang Raga Bugar ini dapat menginspirasi warga Kota Malang untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan membiasakan gaya hidup sehat, mulai dari pola makan hingga rutin berolahraga,” tambahnya.
Pelaksanaan Malang Raga Bugar ini, terbagi dalam tiga kategori, mulai kategori pelajar (usia di bawah 20 tahun), dewasa (usia 20 hingga 40 tahun) dan master (usia di atas 40 tahun). Tiga juri profesional yang terlibat dalam acara ini, antara lain Samid Yakuza (juri PBFI Nasional), Iwand Samuray (juri tamu 4 kali medali emas PON binaraga 75 kg) dan Any (juri PBFI).
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk hidup sehat, kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antar warga, tetapi juga menjadi motivasi untuk lebih memperhatikan kesehatan demi kemajuan Kota Malang. (kom/mlg/gie)












