Kota Malang

Penyuluhan dan Bimbingan bagi Pencari Kerja, Sekda Kota Malang Tekankan Sejumlah Poin

Diterbitkan

-

BUKA: Sekda Kota Malang saat membuka kegiatan penyuluhan dan bimbingan bagi pencari kerja. (pemkot for memontum)

Memontum Kota Malang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, membuka kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan bagi Pencari Kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Kamis (22/05/2025) tadi.

Dalam momen itu, Sekda Kota Malang menekankan pentingnya tugas dan peran generasi muda dalam meningkatkan pengetahuan, menempuh pendidikan, yang kemudian harus dilanjutkan dengan kesiapan memasuki dunia kerja. “Mencari kerja saat ini memiliki berbagai pola. Di era sekarang, peluang tidak hanya terbatas menjadi karyawan atau pegawai, tetapi juga terbuka luas menjadi entrepreneur,” kata Sekda Erik.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, para nara sumber dapat membuka wawasan para peserta. Terutama, dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan memahami tips serta strategi untuk memasuki dunia kerja pasca pendidikan.

Ditambahkannya, isu ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari penanganan kependudukan di Kota Malang, seiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk. Hal ini, menuntut tersedianya fasilitas pendidikan dan juga tersedianya lapangan pekerjaan.

Advertisement

“Pemerintah Kota Malang memiliki pekerjaan rumah agar tenaga kerja terdidik tidak kesulitan mendapatkan ruang kerja. Jangan lupa, jiwa kewirausahaan juga perlu ditumbuhkan,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, seiring berjalannya waktu, Kota Malang berkembang pesat di berbagai sektor, termasuk industri dan ekonomi. Hal ini menjadikan Kota yang berjuluk Kota Pendidikan ini sebagai tujuan bagi para pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri.

Baca juga :

“Kompetisi dalam mencari kerja tidak hanya melibatkan warga Kota Malang, tetapi juga dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Oleh karena itu, pembangunan bidang ketenagakerjaan harus terus didorong,” tambah Sekda Erik.

Pada kesempatan ini, Sekda juga menyoroti pentingnya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kota Malang. “Tidak boleh ada warga Kota Malang yang menganggur, karena pengangguran bisa menjadi sumber masalah sosial. Untuk itu, manfaatkan peluang kerja, termasuk mengembangkan jiwa entrepreneur,” paparnya.

Advertisement

Tidak ketinggalan, dirinya juga menekankan bahwa era digital membuka banyak peluang bisnis berbasis minat dan keahlian masing-masing individu. Oleh karenanya, bimbingan jabatan seperti ini sangat penting untuk membuka pemikiran dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para pencari kerja agar siap menghadapi dunia kerja sesuai dengan bakat, minat dan kompetensi yang dimiliki. “Melalui kegiatan ini, kami berharap perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja profesional, berkualitas dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Ini juga merupakan bagian dari indikator utama pelayanan kami di Disnaker PMPTSP,” ujarnya.

Kegiatan ini, ujarnya, juga mendukung Dasa Bakti Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dalam menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal, sesuai Ngalam Idrek. Sementara sejumlah peserta, mendapatkan materi seputar pembuatan surat lamaran kerja, etika saat wawancara, serta pemahaman mengenai hubungan kerja, termasuk kontrak kerja dan isu-isu terkini seperti penahanan ijazah. Kegiatan ini diikuti peserta yang terdiri dari alumni Bursa Kerja Khusus (BKK) tingkat perguruan tinggi maupun sekolah menengah. (kom/mlg/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas