Kota Malang
Kota Malang Tempati Peringkat 2 Klasemen Sementara Porprov, Wali Kota Wahyu Optimis Raih Juara Umum

Memontum Kota Malang – Kontingen Kota Malang sementara ini menempati peringkat 2 dalam klasemen sementara perolehan medali Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur Tahun 2025. Peringkat itu, tercatat hingga Minggu (22/06/2025) pukul 18.00 WIB, di mana kontingen Kota Malang telah mengkoleksi 18 medali emas, 9 perak dan 5 perunggu, dengan total poin sebanyak 95.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut positif capaian tersebut dengan penuh optimisme. Pihaknya menyebut, bahwa perolehan medali sebagai hasil dari kerja keras dan semangat juang para atlet dan official.
“Ini bagian dari upaya, usaha dan perjuangan. Saya berharap, masyarakat Kota Malang sama-sama berdoa, karena ini juga membawa nama baik Kota Malang, terutama di bidang olah raga. Inikan pekan olah raga terbesar di Jawa Timur. Karenanya, kami tetap optimis bisa juara umum,” ujar Wali Kota Wahyu, Senin (23/06/2025) tadi.
Menanggapi masih minimnya gaung Porprov di kalangan masyarakat, Wali Kota Wahyu menjelaskan bahwa hal ini telah disosialisasikan secara masif melalui berbagai kanal media sosial. Informasi terkait jadwal dan venue pertandingan, telah dibagikan melalui akun resmi Pemkot Malang, Disporapar, KONI Kota Malang, hingga KONI Jawa Timur.
Baca juga :
“Gaungnya memang lebih kami maksimalkan di media sosial, karena lebih cepat di-update. Daripada pasang di jalan, tapi ternyata jadwalnya berubah, kan harus bongkar lagi,” tambahnya.
Wali Kota Wahyu juga menyampaikan, bahwa belum maksimalnya pemasangan jadwal di titik-titik strategis Kota Malang, disebabkan karena adanya perubahan teknis dari KONI Jawa Timur sebagai penyelenggara utama. Salah satunya, adalah perpindahan venue mendadak, seperti yang terjadi di UIN Maliki Malang.
“Venue itu sempat berubah, tadinya di UIN tapi mendadak dipakai untuk yang lain, jadi kami harus pindah. Itu semua butuh persetujuan KONI Jatim. Karena Porprov ini agenda provinsi, kami di daerah hanya menyesuaikan sebagai tuan rumah,” lanjutnya.
Meski begitu, Wali Kota Wahyu memastikan bahwa pemasangan informasi fisik di venue-venue tetap dilakukan secara bertahap, sembari terus memantau penyesuaian dari KONI Jatim. “Pasti akan kami pasang, tapi penyesuaian tetap harus dilakukan,” imbuh Wahyu. (rsy/sit)










