Kabupaten Malang

Dinkes Kabupaten Malang Ajak Masyarakat Lakukan Pola Hidup Sehat untuk Antisipasi TBC

Diterbitkan

-

TBC: Ilustrasi TBC dari gejala dan pencegahan. (ist)

Memontum Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menghimbau masyarakat untuk selalu melakukan pola hidup sehat terutama kepada anak-anak dan Balita. Itu karena, di usia tersebut masyarakat akan mudah terserang penyakit terutama tuberkulosis (TBC).

Plt Sekretaris Dinas (Sekdin) Kesehatan Kabupaten Malang, Gunawan Djoko Untoro, mengatakan bahwa penyakit yang disebarkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis tersebut berpotensi bisa menyerang seluruh usia. Namun, anak-anak justru lebih rentan untuk terjangkit penyakit yang menyerang paru-paru dan berpotensi menyebar ke organ vital lain. 

“Sebenarnya dapat menyerang semua kelompok usia, tetapi kelompok usia yang lebih rentan terkena TBC, yaitu anak-anak khususnya usia di bawah 5 tahun,” kata Plt Sekdin Gunawan, Rabu (14/05/2025) tadi.

Dirinya juga menegaskan, bahwa salah satu alasan anak-anak terutama Balita gampang terserang penyakit, itu adalah imun atau sistem kekebalan tubuh mereka yang masih belum begitu kuat. Sehingga, para orang tua disarankan untuk menerapkan pola makan bernutrisi, jam tidur yang cukup, mengajak anak-anak aktif bergerak, serta menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Advertisement

“Sistem kekebalan tubuh Balita belum sempurna. Sehingga, lebih mudah tertular dari orang dewasa yang menderita TBC aktif,” ujarnya.

Baca juga :

Meskipun memiliki kekebalan imun yang jauh lebih kuat dari anak-anak, tidak jarang pula orang dewasa dengan usai produktif juga berpotensi terpapar bakteri yang masuk dalam famili bakteri Mycobacteriaceae.

“Orang dewasa usia produktif 15–54 tahun juga banyak terserang TBC. Karena mereka banyak bekerja di tempat kerja, kemudian transportasi umum dan lingkungan padat yang juga bisa meningkatkan risiko paparan. Lansia di atas 60 tahun juga banyak, karena sistem imun dia mulai melemah seiring bertambahnya usia,” ungkap Gunawan.

Diuraikannya, selain memberikan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat secara pribadi. Dirinya mengaku, jika pihaknya juga melakukan pemenuhan dan penjaminan mutu obat yang digunakan untuk pasien TBC. Dimana para pasien TBC dapat mengakses obat program TBC ini secara gratis, berkualitas dan sesuai standar.

Advertisement

“Peningkatan akses layanan Tuberkulosis yang bermutu dan berpihak pada pasien. Serta peningkatan kapasitas, untuk tenaga kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan TBC,” tambahnya. (ser/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas