Kota Malang

Kota Malang Siapkan Becak Listrik untuk Wisata, Sasar Pengayuh Becak Pra-Sejahtera

Diterbitkan

-

Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi. (ist)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang akan menerima bantuan becak listrik dari pemerintah pusat, sekitar 100 hingga 125 unit. Bantuan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pra-sejahtera, terutama para pengayuh becak.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa sasaran yang akan mendapat becak listrik tersebut yakni para pengayuh becak. “Mereka yang selama ini mengayuh becaknya secara manual dengan tenaga, nanti dengan becak listrik akan lebih nyaman. Lebih manusiawi lagi,” kata Baihaqi, Senin (01/12/2025) tadi.

Selain itu, menurutnya arahan dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, becak listrik ini juga dapat digunakan untuk layanan wisata. Yakni untuk mengantar wisatawan, baik mancanegara maupun domestik.

“Nantinya dapat mengelilingi berbagai destinasi wisata seperti kawasan Kayutangan Heritage dan kampung-kampung tematik,” tambahnya.

Advertisement

Baca juga :

Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, nantinya Disporapar akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang. Termasuk juga mempersiapkan FGD dengan sejumlah OPD untuk mematangkan mekanisme distribusi dan pembinaan teknis bagi penerima.

“Setelah Dinsos melakukan kurasi, kami akan memberikan pengarahan dan bimtek singkat agar becak listrik ini benar-benar membawa manfaat bagi kesejahteraan mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyaring calon penerima berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Kami prioritaskan pengayuh becak yang masuk desil 1–4. Selain itu, supaya tidak menimbulkan kecemburuan, kami juga menunggu data dari paguyuban becak,” ujar Donny.

Pihaknya juga memberikan masukan agar penerima bantuan difokuskan pada pengayuh becak yang sudah beroperasi di kawasan wisata. “Karena kuotanya terbatas, kami sarankan penerimanya adalah yang beroperasi di sekitar Kayutangan Heritage, pusat kota, dan kampung-kampung tematik. Harapannya benar-benar tepat sasaran,” imbuh Donny. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas