Kota Malang
Bulog Malang Pastikan Stok Beras Aman Hadapi Natal dan Tahun Baru

Memontum Kota Malang – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Bulog) Sub Divre Malang, memastikan bahwa ketersediaan beras dalam kondisi aman. Hal itu, dikatakan Kepala Bulog Sub Divre Malang, Muhammad Nurjuliansyah Rachman.
Pria yang akrab disapa Hanung, mengatakan bahwa stok beras yang tersedia mencapai hampir 59 ribu ton. Jumlah tersebut menurutnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan.
“Untuk Bulog Malang sendiri kita hampir sekitar 59 ribu ton, yang tersebar di wilayah operasional Cabang Malang. Ada empat gudang, dua di Pasuruan dan dua di Malang,” ujar Hanung, Kamis (04/12/2025) tadi.
Selain stok yang melimpah, Bulog Malang juga tengah menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap penerima manfaat. Penyaluran dilakukan selama Oktober hingga November 2025, dengan total kebutuhan mencapai 6.653 ton beras dan 1.330 liter minyak.
Baca juga :
Di sisi lain, Bulog juga memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih sangat mencukupi. Sejak Juli hingga Desember, Bulog Malang telah menggelontorkan sekitar 12.000 ton beras SPHP ke pasar.
“HET-nya Rp 62.500. Kalau di gudang Bulog harga belinya Rp 11.000 per kg. Program ini masih berjalan sampai 31 Desember dan kemungkinan bisa dilanjutkan,” tambahnya.
Mengenai distribusi, Hanung menegaskan bahwa kebutuhan beras masih stabil meski memasuki akhir tahun. Distribusi beras tidak mengalami kenaikan permintaan yang signifikan karena suplai SPHP terus mengalir ke pasar.
“Tidak ada lonjakan. Masih normal saja. Distribusi juga aman,” katanya.
Lebih lanjut, menurutnya Bulog Malang melakukan penyerapan gabah dan beras melalui petani dan mitra di wilayah Jawa Timur. Namun, Pasuruan menjadi daerah penyerap terbesar. (rsy/sit)










