Kota Malang

Pasca Revitalisasi, DPRD Kota Malang Dorong Alun-Alun Merdeka Dijaga dan Ditata dengan Baik

Diterbitkan

-

Wakil Ketua 2 DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pasca dilakukan revitalisasi Alun-Alun Merdeka, DPRD Kota Malang mendorong agar dapat dijaga dengan baik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Ketua 2 DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, Kamis (29/01/2026) tadi.

Pria yang akrab disapa Trio, itu berharap agar Alun-Alun Merdeka dapat berfungsi sebagai ruang rekreasi, hiburan, sekaligus ruang interaksi masyarakat. Karena itu, dirinya menekankan pentingnya menjaga kebersihan serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kawasan tersebut tidak menjadi kumuh.

“Supaya nyaman untuk ditinggali ataupun dimanfaatkan sebagai tempat bermain masyarakat,” ujar Trio.

Menurutnya, keberadaan petugas yang siaga di kawasan Alun-Alun Merdeka juga sangat dibutuhkan. Petugas tersebut dapat berasal dari Satpol PP maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menjaga ketertiban sekaligus mengarahkan pengunjung.

Advertisement

“Petugas yang standby itu perlu, sangat perlu. Agar bisa mengarahkan dan menjaga kenyamanan,” tegasnya.

Baca juga :

Selain sebagai ruang rekreasi, Trio juga mendorong agar Alun-Alun Merdeka dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi. Salah satunya melalui penyediaan titik-titik tertentu untuk perpustakaan keliling, sehingga masyarakat tidak hanya berekreasi, tetapi juga dapat menambah wawasan melalui kegiatan membaca.

Lebih lanjut, terkait dengan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), Trio menegaskan DPRD mendukung adanya penataan yang dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Menurutnya, penataan tersebut perlu melibatkan perangkat daerah terkait, seperti Bappeda dan Diskopindag, untuk menentukan lokasi-lokasi yang memungkinkan bagi PKL.

“Kita dorong adanya satu tempat khusus PKL yang bisa menjadi daya tarik wisata, seperti wisata kuliner atau belanja,” katanya.

Advertisement

Dirinya menilai penataan PKL di Kota Malang perlu dievaluasi, terutama dari sisi pendekatan. Trio menekankan pentingnya pendekatan humanis serta penyediaan lokasi yang nyaman dan dekat dengan pusat keramaian.

“PKL itu mencari keramaian. Kalau lokasinya tepat dan bisa menciptakan keramaian, mereka akan betah dan tidak berpindah-pindah,” imbuh Trio. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas