Kota Malang
Dispangtan Kota Malang Pastikan Pertanian Aman Hadapi Musim Kemarau 2026

Memontum Kota Malang – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang memastikan sektor pertanian di Kota Malang tetap aman menghadapi musim kemarau tahun 2026. Ketersediaan air untuk lahan pertanian sendiri, dinilai masih mencukupi sepanjang tahun.
Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, mengatakan bahwa selama satu tahun terakhir pasokan air bagi pertanian di Kota Malang berjalan lancar dan baik saat musim hujan maupun kemarau. “Alhamdulillah selama satu tahun penuh ini ketersediaan air di Kota Malang cukup lancar, sehingga kebutuhan air pertanian tetap terpenuhi,” ujar Slamet, Jumat (10/04/2026) tadi.
Slamet menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau di wilayah Jawa Timur tahun ini diperkirakan masuk kategori sedang. Bahkan, hingga akhir April potensi hujan masih terjadi di wilayah Kota Malang.
Baca juga :
Kondisi tersebut, turut menjaga ketersediaan debit air di lima aliran sungai yang menjadi penopang utama suplai air pertanian, khususnya untuk komoditas padi. “Pertanian di Kota Malang terbantu dengan keberadaan lima sungai. Selain itu, seluruh jaringan irigasi yang ada merupakan irigasi teknis, sehingga distribusi air relatif stabil,” jelasnya.
Terkait potensi fenomena El Nino, Slamet menilai dampaknya terhadap pertanian Kota Malang tidak akan terlalu signifikan. “Dengan kategori musim kemarau sedang, pengaruh El Nino tidak terlalu besar. Ketersediaan air masih aman, sehingga petani, khususnya penanam padi, tetap mendapatkan suplai air yang cukup,” imbuh Slamet. (rsy/sit)













