Kabupaten Malang
Guru Gedangan Sukses Rambah Dunia Kreator Digital dan Pelaku Usaha Berbasis Konten

Memontum Malang – Darmaji membuktikan bahwa profesi guru dapat berjalan beriringan atau merambah ke dunia kreativitas di era digital. Lahir di Malang 20 Agustus 1990 lalu, sosoknya dikenal sebagai guru PNS yang aktif mengembangkan inovasi pembelajaran sekaligus membangun berbagai aktivitas kreatif di luar tugas utamanya.
Darmaji sendiri merupakan anak pertama dari keluarga sederhana, dengan keterbatasan ekonomi. Sementara kesehariannya, dirinya berdomisili di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, bersama istri dan dua putrinya, Metta dan Tita.
“Saya mengajar Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan (PJOK) di SDN 01 Sidodadi, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan,” ujar Darmaji, Rabu (01/07/2026) tadi.
Darmaji menjelaskan, bahwa tugas utama di dunia pendidikan adalah tetap prioritas. Sementara berbagai inovasi yang dikembangkannya dalam proses pembelajaran selama ini, telah mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan di bidang pendidikan.
Semangat belajar yang tinggi, membawanya menyelesaikan pendidikan Magister pada 2026. Darmaji berhasil lulus dari Prodi Magister Pendidikan Olah Raga (MPO) di Universitas Insan Budi Utama (UIBU).
“Alhamdulillah, tahun ini saya wisuda S2. Tetap mengajar jadi prioritas utama, tapi belajar harus terus jalan,” terang ayah dua anak ini.
Aktivitasnya sebagai kreator digital, tidak mengurangi dedikasinya sebagai guru. Justru, menjadi sarana untuk memperluas manfaat teknologi dalam dunia pendidikan.
Baca juga :
Di luar profesinya sebagai guru, Darmaji dikenal sebagai YouTuber, Content Creator, sekaligus pemilik jasa produksi video RK Media. Melalui RK Media, dirinya melayani berbagai kebutuhan dokumentasi profesional, seperti Live Streaming, Wedding Content Creator atau WCC, Multicam Production, Cinematic Video, hingga berbagai layanan produksi konten digital lainnya.
Kiprahnya semakin dikenal, melalui kanal YouTube Rojo Koyo Channel yang telah memiliki lebih dari 300 ribu subscriber. Akun media sosialnya dengan nama Darmaji Rojo Koyo juga diikuti ratusan ribu pengikut. “FB: Darmaji Rojo Koyo Channel. Tiktok: Darmaji Rojo Koyo. IG: Darmaji Rojo Koyo Channel,” sebutnya.
Kepercayaan terhadap kualitas kontennya, juga datang dari dunia usaha. Darmaji dipercaya menjadi brand endorser bagi dua perusahaan, yaitu HR Farm dan Konsentrat GF, sebagai bentuk apresiasi atas kredibilitas dan pengaruhnya di media digital.
Bahkan tidak hanya di bidang pendidikan dan media kreatif, Darmaji juga aktif mengembangkan usaha peternakan, khususnya penjualan sapi secara online. Melalui konten YouTube dan berbagai platform media sosial, dirinya juga mempromosikan sapi ternak kepada masyarakat luas.
Layanan yang dibangunnya itu, mampu melayani pengiriman sapi ke berbagai wilayah di Pulau Jawa. “Jadi masyarakat tidak perlu datang langsung ke lokasi, sapi bisa dikirim,” terangnya.
Bagi Darmaji, media sosial bukan sekadar sarana hiburan. Namun, juga sebagai alat untuk berbagi ilmu, membuka peluang usaha, serta memberikan inspirasi kepada masyarakat. Dirinya berharap, kiprahnya dapat memotivasi generasi muda.
“Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Dengan dedikasi sebagai guru PJOK, semangat berinovasi, serta keberhasilannya membangun usaha kreatif dan peternakan berbasis digital. Darmaji sendiri tentunya menjadi contoh bahwa profesionalisme, pendidikan dan kewirausahaan, dapat berjalan berdampingan demi menciptakan dampak positif bagi masyarakat. (had/sit)
















