Kediri
Karena Keterbatasan Sarpras, SMK Ngasem UNBK Tiga Sesi

Memontum Kediri — Karena keterbatasan sarana dan prasarana (Sarpras), SMKN Ngasem dan SMK PGRI 1 Kediri mengadakan ujian nasional berbasis computer (UNBK) tahun ini dengan tiga sesi.
Kasi Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri, Sidik Purnomo mengatakan, hampir semua sekolah menerapkan dua sesi, namun dua sekolah yang menerapkan tiga sesi karena murid mereka cukup banyak sedangkan peralatan minim. “Ini karena saprasnya belum mencukupi untuk melakukan dua sesi yang sama dengan sekolah lainnya, yaitu SMKN Ngasem dan SMK PGRI 1 Kediri,” katanya.
Sekolah lainnya menjalani UNBK dengan dua sesi, dengan waktu mulai sesi pertama pukul 07.30 wib sampai pukul 09.30 wib, sesion ke dua pukul 10.30 wib sampai pukul 12.30 wib. Untuk dua sekolah tersebut menambah dua jam lagi untuk sesi ketiga demi memfasilitasi semua siswa agar tetap bisa mengikuti pelaksanaan UNBK.
Lebih lanjut Sidik Purnomo menambahkan, pada hari kedua UNBK dengan mata pelajaran matematika Cabang Dinas Pendidikan masih berjalan cukup lancar, karena beberapa persiapan sudah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya error pada pelaksanaan ujian.“Hari kedua Alhamdulillah lancar, ” tegasnya.
Untuk permasalahan teknis menurut Sidik memang belum ada, namun ia sudah menyiapkan grup koordinasi melalui aplikasi watshaap untuk tim teknisi dari sekolah. “Salah satu antisipasinya dengan mempersiapkan tim teknisi pada setiap sekolah yang terus berkoordinasi setiap waktu, jadi kalau terjadi error disatu sekolah sekolah lain bisa langsung membantu,” tuturnya.
Sedangkan jadwal pelaksanaan UNBK SMK masih akan berlangsung dua hari lagi, sedangkan UNBK SMA dan MA masih akan berlangsung pada tanggal 9 April nanti. (aji/nay)
















