Lamongan
Erina Warga Sendangagung Sukses Tembus Pasar Internasional

Memontum Lamongan—Di usianya yang ke 24 tahun, seorang wanita berparas cantik asal Sendanggung Paciran Lamongan, bernama lengkap Erina Ikfian atau lebih akrab disapa Erina yang masih duduk di bangku perkuliahan ini mampu bersaing menjadi pengusaha muda sukses dengan menekuni usaha Aksesoris yang memakai brand “Erina Design”.
Ia mengaku keberhasilan usahanya berkat terispirasi kala melihat kalangan masyarakat yang suka memakai aksesoris khususnya para remaja. Sehingga membuat dirinya membuka peluang usaha aksesoris kaum hawa.
Tak hanya itu, bermodalkan niat dan tekadnya Erina akhirnya mulai menekuni dunia bisnis semenjak tahun 2015. Diceritakan olehnya, awalnya ia hanya penasaran dan mencoba belajar secara otodidak lewat youtube dengan durasi waktu yang sangat lama untuk berhasil, hingga akhirnya ia dapat membuat aksesoris pertama yaitu aksesoris berjenis bros meskipun hasilnya dikatakan lumayan, namun hal itu tidak menyurutkan semangat yang dimiliki apalagi menyerah dalam proses belajar.
“Banyak aksesoris yang saya buat saat itu hasilnya sangat jelek tetapi saya tidak pernah menyerah karena saya akan terus belajar,” tegasnya. Rabu, (7/10/2018).
Selain itu Erina menegaskan, rasa percaya diri yang tertanam pada dirinya membuat ia selalu yakin bahwa tidak ada usaha yang menghianati hasil.
“Dengan rasa percaya diri saya menjual aksesoris pada orang lain dari mulut ke mulut namun hasilnya nihil dan kebanyakan dari mereka menyarankan untuk dititipkan di toko saja, namun saya tolak sebab masa laku aksesoris sangat lama, sedangakan saya harus mengembalikan uang modal Rp. 500 ribu dari hasil pinjaman,” ujarnya menceritakan.
Kemudian sambungnya, ia mencoba memasarkan produknya melalui media sosial online, namun tak disangka banyak yang suka dan dari situ usahanya mulai sedikit merangkak dan berkembang.
Tak hanya berhenti disitu, beranjak di tahun 2016, Erina mengaku sudah tidak aktif membuat aksesoris bros melainkan mencoba menekuni inovasi baru dengan membuat aksesoris pengantin yaitu Headpiece (aksesoris pengantin) dan Handbouquet (bunga tangan).
“Ternyata tak disangka usaha yang baru saya tekuni justru berkembang cukup pesat dari situlah mulai kewalahan sehingga saya memutuskan untuk lebih fokus pada aksesoris pengantin dan sekarang saya sudah dibantu 10 karyawan,” ungkapnya.
“Berangkat dari Ide, kreatif dan inovatif dalam dunia bisnis selalu dibutuhkan dalam menciptakan hal yang baru, banyaknya persaingan dalam berbisnis tidak membuat saya menyerah. Bahkan saya merasa tertantang untuk selalu menciptakan design baru yang lebih up to date, unik dan berbeda dari yang lain,” jelasnya.
Perjalanan panjang dan rintangan tegas Erina, selalu ia jadikan pondasi bahwa tidak ada hidup yang mulus. Bahkan dirinya mengaku tak jarang juga ia sering dibuli sesama penjual dengan mempermasalakan harga produk yang dijual sangat murah.
“Saya sering dibuli karna harga produk yang saya jual dibilang murah, padahal diluar sana pasti ada yang jual dengan harga yang lebih murah dibanding produk saya,” ungkap Erina Ikfian.
Berkat kegigihan dan kesabaranya, sejauh ini produk yang dihasilkan sudah banyak yang masuk keluar negeri misal Malaysia, singapure, Hongkong, Thailand dll.
Selain itu, Erina juga aktif mengikuti bazar atau pameran, bahkan tak jarang menerima tawaran sponsor dalam event model hijab dikota besar maupun diluar kota .
Dari hasil kerja kerasnya ia memperoleh ke untungan sebesar Rp 5-10 juta perbulan. Setelah puas dengan usaha yang sudah membesarkan namanya erina berencana untuk membuat gaun pengantin muslim sendiri yang nantinya bisa dijual ataupun disewakan. (uli/zen/yan)










