Kabupaten Malang
Alasan Mendagri Sosialisasikan Pemilu Lewat Wayang Kulit

Memontum-Malang–“Saat ini bangsa Indonesia sedang berada dalam musim konsolidasi politik. Setelah sukses menggelar tiga kali Pilkada secara serentak, maka kita berharap kesuksesan berlanjut pada Pemilu Presiden, Wakil Presiden, dan anggota Legislatif pada April mendatang. Demikian juga di Jawa Timur yang tercatat sukses menggelar Pilkada serentak kemarin,” ujar Mendagri Tjahyo Kumolo dalam pagelaran Wayang Kulit di halamanPendopo Panji Kepanjen Kabupaten Malang Jum’at (14/12/2018) kemarin lalu.
Dikatakan, kegiatan ini sebagai rangkaian sosialisasi pemilu langsung Presiden, Wakil Presiden dan anggota Legislatif pada 17 April mendatang yang dikemas dalam pertunjukkan budaya sekaligus bentuk uri-uri menjaga agar tidak sampai punah dengan lakon Gathutkaca Winisudha oleh Ki Dalang Seno Nugroho dan bintang tamu Kirun.
Mendagri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malang khususnya,untuk turut sukseskan Pemilu serentak mendatang dan ikut memilih sosok pemimpin negeri ini dan wakil rakyat yang amanah serta mampu menggerakan dan mengkoordinir masyarakat menuju Indonesia yang sejahtera, juga mampu mempercepat pembangunan dan mensejahterakan masyarakat.
“Lawanlah racun demokrasi dalam pemilu tahun mendatang, seperti keberadaan politik uang, serta kampanye yang mengumbar berita bohong, fitnah, memecah belah kesatuan dan memainkan unsur SARA. Dukung kegiatan kampanye yang bersih dengan beradu program, konsep dan gagasan pada Pemilu Presiden dan Legislatif, demi mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang toto tentrem, kerto raharjo, gemah ripah loh jinawi,” jelasnya.
Sementara, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengucapkan terima kasih kepada Mendagri dan Kemendagri yang telah memilih Jatim sebagai salah satu dari program sosialisasi Pemilu tahun 2019 melalui pertunjukkan wayang kulit yang merupakan bagian dari uri-uri budaya dan memiliki banyak pesan moral yang disampaikan dalam alur cerita pewayangan dengan lakon yang dibawakan.
“Terima kasih Pak Mendagri, masyarakat di Malang raya tidak hanya haus hiburan namun haus tetesan jernih nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Terpisah, Plt Bupati Malang, Drs H.M. Sanusi MM menyampaikan, kegiatan ini merupakan momentum yang berharga bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dan masyarakat yang ada di daerah.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat menggugah semangat insan kebudayaan serta segenap komponen untuk terus bersinergi menjaga budaya asli nusantara menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya. (sur/oso)










