Sidoarjo
Pemerintah Sidoarjo Percepat Pengurangan Volume Banjir

Memontum Sidoaarjo— Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya, mengatasi banjir di beberapa wilayah Kecamatan Porong dan Kecamatan Tanggulangin. Berimbas pada terendamnya jalan raya protokol Porong, serta pemukimanan warga. Tak pelak, Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin SH dan Kepala Dinas PUPR Sidoarjo, Sigit Setyawan beserta rombongan, Selasa (28/11/2017) petang melakukan sidak.
Dalam kunjungannya ini, tidak hanya melihat booster pompa air yang berada di kawasan Desa Ketapang, Tanggulangin. Akan tetapi mesin pompa air di sungai kanal Porong berada di lingkungan Gempolsampurno, Kelurahan Porong juga turut dikunjungi.

Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin SH melihat kondisi keprihatinan banjir di wilayah Porong (gus)
Menurut wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, “Penanganan banjir menggenangi dua wilayah di Kecamatan Porong, dan Kecamatan Tanggulangin. Ada harus usaha nyata, memindahkan genangan di dalam kolam atau pon yang berada ditanggul. Jika dibuang pada kolam, kita tidak bertumpu pada sungai ketapang saja,” ucapnya.

Kadin PUPR Sidoarjo, Sigit Setyawan saat melakukan pengecekan mesin pompa di sungai kanal Porong.(gus)
“Ditempatkannya mesin pompa di sungai kanal porong di Lingkungan Gempolsampurno, juga tepat untuk memindahkan air yang berada di sungai Ketapang. Maka dengan demikian,genangan lamban laun sungai ketapang akan surut. Langkah-langkah serta efektifitas daripada pompa ini, segera dapat mengatasi banjir. Sementara 1 unit mesin pompa di Ketapang,2 unit mesin pompa dari PUPR,dan 5 unit mesin pompa dari PPLS,” ungkapnya, cak Nur yang kerap disapa
Ditambahkan,cak Nur, “Pemerintah Sidoarjo bersama instansi dinas terkait, UPT, BPBD Propinsi dengan PU-PU Propinsi sudah berkoordinasi dan melakukan rapat. Nantinya menetapkan status tanggap darurat. Dan tinggal penandatangan Bupati Sidoarjo, H Saiful Illah. Sehingga sudah tanggap darurat, langkah-langkah pertolongan untuk mengatasi masalah dapat ditangani denga baik dan leluasa,” jelasnya
Kepala Dinas PUPR Sidoarjo,Sigit Setyawan menjelaskan, “Mesin pompa yang dialokasikan pada sungai kanal terletak di lingkungan Gempol Sampurno, Kelurahan Porong sebagai upaya untuk mengurangi beban air di sungai Ketapang. Sekaligus memberikan kesempatan atau memaksimalkan pemompaan yang ada di sungai tersebut. Diharapkan, pengurangan air dibagian atas,” terangnya.
“Kapasitas mesin pompa berada di sungai kanal porong, mencapai 300 liter per-detik. Sedangkan teknis proses penyedotan, aliran air dari sungai balong tambak ditutup. Setelah itu, selang atau pipa dimasukkan ke aliran sebelah utara kemudian dibuang ke sungai kanal. Sesuai rencana mesin pompa, akan di tambah 1 unit lagi,” kata Sigit.
Sementara di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Pemerintah Desa, diprakarsai kepala desa, M Ghozali beserta ibu-ibu PKK dibantu Tagana mendirikan posko bencana telah mendistribusikan nasi bungkus pada warga yang terdampak banjir. Sedangkan di lokasi, warga mulai mengeluhkan penyakit kulit seperti gatal-gatal, flu, namun posko kesehatan serta pengadaan air bersih tidak ada.(gus/yan)











