Kota Malang
Antisipasi Makanan Berbahaya di Pasar Takjil, Dinkes Kota Malang Lakukan Pengawasan Makanan

Memontum Kota Malang – Munculnya pasar takjil saat Ramadan memang mampu membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun, pembeli makanan di Pasar Takjil, pun harus berhati-hati dan jangan sampai makanan yang dibeli mengandung zat berbahaya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan makanan di Pasar Takjil Kota Malang. Dikhawatirkan, makanan yang dijualbelikan justru memberi efek buruk bagi kesehatan.
“Ada tim dari pemerintah Kota Malang untuk melakukan pengawasan makanan di Pasar Takjil Kota Malang. Didalamnya, itu lengkap ada Dinkes, Diskoperindag, Satpol PP, dan sebagainya,” jelas Husnul, Jumat (15/04/2022) tadi.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Pengawasan makanan di Pasar Takjil ini, tambahnya, masih akan dilakukan dibeberapa titik menjelang lebaran nanti. Sejauh ini, juga masih belum mendapatkan informasi mengenai makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
“Sejauh ini kami masih belum dapat informasi, adanya temuan itu. Mungkin nanti, H-2 Lebaran, kembali akan kita lakukan di beberapa titik,” imbuhnya.
Tentunya, dengan dilakukan pengawasan makanan di Pasar Takjil ini, bisa memberikan edukasi khususnya pada para pedagang. Agar mereka tidak mudah atau gampang mencampurkan bahan-bahan yang berbahaya di makanan yang dikonsumsi. (cw2/sit)















