Kota Malang
Antisipasi Makanan Berbahaya di Pasar Takjil, Dinkes Kota Malang Lakukan Pengawasan Makanan

Memontum Kota Malang – Munculnya pasar takjil saat Ramadan memang mampu membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun, pembeli makanan di Pasar Takjil, pun harus berhati-hati dan jangan sampai makanan yang dibeli mengandung zat berbahaya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan makanan di Pasar Takjil Kota Malang. Dikhawatirkan, makanan yang dijualbelikan justru memberi efek buruk bagi kesehatan.
“Ada tim dari pemerintah Kota Malang untuk melakukan pengawasan makanan di Pasar Takjil Kota Malang. Didalamnya, itu lengkap ada Dinkes, Diskoperindag, Satpol PP, dan sebagainya,” jelas Husnul, Jumat (15/04/2022) tadi.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Pengawasan makanan di Pasar Takjil ini, tambahnya, masih akan dilakukan dibeberapa titik menjelang lebaran nanti. Sejauh ini, juga masih belum mendapatkan informasi mengenai makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
“Sejauh ini kami masih belum dapat informasi, adanya temuan itu. Mungkin nanti, H-2 Lebaran, kembali akan kita lakukan di beberapa titik,” imbuhnya.
Tentunya, dengan dilakukan pengawasan makanan di Pasar Takjil ini, bisa memberikan edukasi khususnya pada para pedagang. Agar mereka tidak mudah atau gampang mencampurkan bahan-bahan yang berbahaya di makanan yang dikonsumsi. (cw2/sit)
















