Hukum & Kriminal
Asah Skill Menembak Anggota, Kapolres Trenggalek Pimpin Latihan Menembak Bareng Awak Media

Memontum Trenggalek – Guna mengasah skill dalam menggunakan senjata api (Senpi), sejumlah personel Polres Trenggalek menggelar latihan menembak, Rabu (08/03/2023) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di Mako Kompi C Sat Brimob Kediri, juga melibatkan awak media.
Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengatakan bahwa latihan ini diikuti oleh seluruh pejabat utama, personel yang pinjam pakai senjata api (Senpi) serta anggota yang memang dari segi tugas diwajibkan membawa Senpi. “Kegiatan kita hari ini adalah Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Polri, khususnya Polres Trenggalek di bidang menembak. Sekaligus, melakukan pengecekan kondisi persenjataan yang dimiliki Polres Trenggalek. Apakah kondisinya masih bagus dan bisa digunakan, atau sebaliknya. Untuk nantinya, itu dijadikan bahan laporan ke tingkat atas,” ungkapnya, Rabu (08/03/2023) tadi.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, Polres Trenggalek sering melakukan latihan menembak bagi anggotanya. Latihan ini rutin digelar agar hard skill maupun soft skill menggunakan senjata terus terasah dengan baik.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Ini kita lakukan guna mengasah keterampilan, sehingga anggota tidak hanya memiliki kemampuan yang handal tetapi juga mengetahui dan memahami penggunaan Senpi sesuai regulasi dan aturan yang ada,” terang Kapolres Trenggalek.
Selain itu, kegiatan yang juga dilakukan bersama awak media ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023. “Karena kepadatan kegiatan yang ada di Polres Trenggalek, maka HPN tahun ini digelar sedikit terlambat. Untuk kegiatan bersama awak media, kita menyelenggarakan Shooting Fun (menembak gembira),” ujarnya.
Pihaknya berharap, kemampuan personil dalam menembak bisa lebih meningkat. Dan, kondisi persenjataan yang ada di Polres Trenggalek bisa lebih baik lagi. “Harapan terpenting saya adalah terjalinnya silaturahmi antara Polres Trenggalek engan awak media,” jelas Kapolres Trenggalek.
Adapun senjata yang digunakan latihan meliputi dua jenis yakni laras pendek jenis HS dengan jarak 15 M. Sedangkan senjata laras panjang SS1 V2 dengan jarak tembak 100 meter. Peserta juga dibekali pelatihan menembak reaksi. (mil/gie)
















