Probolinggo

Baznas Kabupaten Probolinggo Targetkan Dana ZIS Total Rp 42 Miliar di Tahun 2025

Diterbitkan

-

OPTIMALISASI: Pelaksanaan optimalisasi oleh Baznas Probolinggo. (pemkab for memontum)

Memontum Probolinggo – Memasuki tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo langsung tancap gas dalam upaya pengumpulan dana Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS).

Bahkan di Tahun 2025 ini, Baznas ditargetkan mampu mengumpulkan dana ZIS untuk on balance sheet sebesar Rp 6 miliar dan off balance sheet sebesar Rp 36 miliar. Jumlah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pendistribusian dana kepada mustahiq yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H Achmad Muzammil, mengatakan pencapaian target on balance sheet di tahun 2025 tersebut sangat bergantung pada sinergi antara berbagai pihak di Kabupaten Probolinggo. “Selain pengumpulan yang sudah berjalan rutin, Baznas akan memperkuat pemberdayaan ekonomi umat dengan memaksimalkan Program Shodaqoh Subuh. Program ini diharapkan dapat melibatkan lebih banyak masyarakat dalam berbagi, khususnya di pagi hari, sehingga memperkuat semangat kepedulian sosial,” katanya, Kamis (02/01/2025) tadi.

Menurut Muzammil, Program Shodaqoh Subuh menjadi salah satu fokus utama dari Baznas Kabupaten Probolinggo di tahun 2025 untuk mendongkrak perolehan pengumpulan dana ZIS on balance sheet. “Kami ingin mengoptimalkan waktu di pagi hari untuk mengajak umat berbagi lebih banyak. Karena itu adalah waktu yang sangat mulia. Selain itu, kami juga akan lebih gencar melakukan sosialisasi ke instansi vertikal dan pihak swasta yang selama ini belum banyak terlibat dalam pengumpulan ZIS,” jelasnya.

Advertisement

Baca juga :

Sementara untuk mencapai target off balance sheet yang lebih besar, Baznas juga akan melakukan koordinasi intensif dengan berbagai elemen masyarakat. Seperti takmir masjid, penyuluh zakat non-ASN dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo serta instansi terkait lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Koordinasi ini, ujarnya, diharapkan dapat mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS di setiap lapisan masyarakat, termasuk sektor swasta dan pemerintah. “Koordinasi dengan berbagai pihak ini menjadi kunci untuk mencapai target yang lebih tinggi, terutama untuk off balance sheet. Kami akan bekerja sama dengan takmir masjid dan penyuluh zakat untuk memastikan bahwa potensi zakat di masyarakat dapat digali secara maksimal,” tambahnya.

Lebih lanjut Muzammil menegaskan, pencapaian target ini tidak hanya soal angka, tetapi yang lebih penting adalah dampaknya bagi masyarakat. Jika target pengumpulan dana ZIS tercapai, diharapkan pendistribusian dana dapat menjangkau lebih banyak mustahiq atau penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Dengan demikian, distribusi dana zakat bisa lebih merata dan memberikan manfaat yang lebih besar, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

“Jika target ini tercapai, kita bisa memperluas jangkauan distribusi untuk mustahiq, sehingga mereka yang membutuhkan bisa lebih banyak menerima manfaat dari dana ZIS. Kami berharap kontribusi ini dapat mengurangi ketimpangan sosial dan membantu mereka yang kurang mampu,” terangnya.

Advertisement

Muzammil mengaku optimis bahwa dengan kerja keras, koordinasi yang solid dan partisipasi aktif dari masyarakat, target besar ini dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat di Kabupaten Probolinggo. “Melalui upaya bersama, Baznas Kabupaten Probolinggo bertekad untuk mewujudkan masyarakat yang lebih peduli, lebih sejahtera dan lebih berkeadilan dengan dana zakat yang tepat sasaran,” tambahnya. (kom/pro/gie)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas