Pemerintahan
Bung Karna Ajak Duta Wisata Majukan Pariwisata di Situbondo

Memontum Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menghadiri acara Grand Final Duta Wisata Kakang Embug sekaligus peluncuran Calendar of Event Tahun 2022, Sabtu (13/11/2021) malam. Kegiatan tersebut, digelar di Gedung Serbaguna Situbondo.
Bupati Karna mengatakan, sebagai duta wisata Kakang Embug yang terpilih nantinya, diharapkan bisa berperan aktif dalam memajukan pariwisata di Situbondo. Khususnya, adalah Wisata Bahari.
“Siapapun yang terpilih, saya harap mampu mensosialisasikan destinasi wisata maupun budaya Situbondo. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita juga akan membuka wisata baru, yakni wisata Pantai Merak-Baluran,” tutur Bupati.
Untuk itu, pria yang akrab disapa Bung Karna ini, mengungkapkan bahwa duta wisata Kakang Embug yang terpilih, harus memiliki SDM yang unggul dan mumpuni. “Saya optimistis dengan dibukanya akses ke destinasi wisata Pantai Merak-Baluran, akan berdampak positif terhadap pariwisata di Situbondo. Sehingga, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat kita,” tegasnya.
Baca juga :
- Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Ojol di Kota Malang Keluhkan Pendapatan Harian
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
Lebih lanjut Bung Karna menjelaskan, selama kepemimpinan dengan Wabup, Nyai Hj Khoirani, pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur hingga pertanian menjadi prioritas perhatian. “Karena, hal ini memang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan,” terangnya.
Kepala Dinas Pariwisata Situbondo, Tutik Margianti, dalam kesempatan itu menerangkan, nantinya ada sepuluh orang finalis Duta Wisata Kakang Embug, yang terpilih. “Pemilihan Kakang Embug merupakan agenda rutin Dispar Situbondo,” singkatnya.
Tutik Margianti menambahkan, seleksi Kakang Embug dilakukan mulai 40 besar. Lalu, mengerucut menjadi 20 besar hingga terpilih menjadi lima kategori.
“Yakni meliputi Kakang Embug, untuk Wakil I Kakang Embug, Wakil II Kakang Embug, Kakang Embug busana terbaik dan Kakang Embug kompeten,” paparnya. (her/sit)
















