Jember
Bupati Jember bersama Komisi VI DPR RI Temui Lion Air Guna Jajaki Penerbangan Jember-Bali

Memontum Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, usai melakukan komunikasi dengan pemilik maskapai Lion Air, Jumat (24/10/2025) tadi. Komunikasi yang dilakukan, terkait rencana pembukaan rute baru Jember – Bali, melalui Bandara Notohadinegoro-Jember.
Melalui rencana pembukaan rute baru tersebut, diharapkan akan mempermudah masyarakat menuju Pulau Dewata. “Alhamdulillah, setelah melakukan komunikasi dengan Pak Rusdi Kirana, kami telah bersepakat bahwa Fraksi PKB akan membantu membuka penerbangan rute Jember-Bali PP melalui Bandara Notohadinegoro,” kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), saat dikonfirmasi melalui ponselnya.
Gus Rivqy-sapaannya, mengungkapkan bahwa rencana ini selaras dengan rencana membuka akses ke wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi. “Kemarin juga kami bersama pihak Lion Air dan Pak Rusdi Kirana, sudah diputuskan bahwa akan membuka rute dari Jember ke Bali. Sehingga, membuka peluang investasi dan bisnis bagi masyarakat,” imbuhnya.
Menariknya, penerbangan dari Jember-Bali PP tersebut, akan dibuka tiga kali penerbangan dalam satu minggu. “Yang kami tahu bahwa penerbangan tiga kali seminggu ini, pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Maka, kami saat ini telah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan serta Angkasa Pura, agar bisa segera diberikan. Untuk penerbangan dari Bandara Notohadinegoro sekitar pukul 13.00 WIB, sementara dari Bali pukul 11.50 WITA rencana awalnya,” terangnya.
Baca juga :
Selanjutnya, Gus Rivqy menegaskan bahwa maskapai yang akan membuka rute Jember-Bali PP ini, semuanya akan ditanggung oleh pihak Lion Air. Jika terlaksana, Pemerintah Kabupaten Jember tidak perlu memberikan subsidi maupun blockseat.
“Pemkab Jember tidak usah memberikan subsidi harga tiket, tidak memberikan deposit, hingga blok seat. Jadi, murni ini pihak Lion Air akan terbang secara bisnis. Ini menjadi komitmen dari Fraksi PKB untuk masyarakat Jember, sehingga tidak perlu ada hal tersebut,” imbuhnya.
Pihak Lion sendiri, saat ini sedang menghitung berapa harga tiket. Dirinya memastikan, bahwa harga tiket akan ekonomis serta tidak akan terlalu mahal.
Gus Rivqy menambahkan, saat ini telah melakukan komunikasi intens dengan Bupati Gus Fawait, agar penerbangan dari Bandara Notohadinegoro Jember-Bali bisa segera selesai. “Kita berbagi tugas untuk melakukan komunikasi, karena sekarang dokumen persyaratannya telah dibahas dan semoga segera selesai,” imbuhnya. (kom/rio/gie)
















