Pemerintahan
Bupati Jember Turun bersama Forkopimda Pantau Kawasan Rawan Kerumunan dan Beri Peringatan

Memontum Jember – Bupati Jember, H Hendy Siswanto bersama jajaran Forkopimda, melakukan pemantauan PPKM Darurat disejumlah titik yang rawan memunculkan kerumunan di wilayah Jember, Selasa (06/07) malam. Rombongan, berangkat secara bersama-sama dari Pendopo Wahyawibawagraha, untuk menyasar ke sejumlah kawasan.
Adalah pertokoan di sepanjang Jalan Jawa dan Mastrip, yang kali pertama jadi jujugan. Di lokasi itu, cafe, restoran dan Pedagang Kaki Lima (PKL), yang menjadi pengawasan. Beberapa cafe dan restoran yang malam itu terlihat masih memperbolehkan pelanggan makan di tempat, pun menjadi sasaran himbauan dan teguran.
Baca juga:
- Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG
- BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026
- Pasokan Masih Bergantung dari Luar Daerah, Harga Telur di Kota Malang Alami Kenaikan Jelang Lebaran
“Ini tidak boleh lagi terjadi kedepannya. Semua harus disiplin mematuhi ketentuan PPKM Darurat, demi keselamatan semua,” kata Bupati Hendy, seusai mendatangi dan memberikan himbauan kepada cafe dan restoran yang kedapatan.
Rombongan pun kemudian melanjutkan pengawasan di Jalan Gajah Mada dan Kaliurang. Karena di lokasi itu, biasa memunculkan kerumunan.
“Kaliurang ada satu kafe yang masih buka, kita ingatkan hari ini. Kalau besok masih buka lagi melebihi ketentuan, maka akan kami berikan tindakan sanksi yang tegas,” paparnya.
Bupati Hendy menegaskan, bahwa tindakan kali ini sementara sebatas memperingatkan masyarakat untuk senantiasa patuh dengan PPKM Darurat.
Dirinya tidak menginginkan, ada korban lagi akibat ketidakpatuhan masyarakat terhadap regulasi pencegahan penyebaran Covid-19.
“Boleh berjualan, asal hanya melayani pesan antar dan dibatasi maksimal pukul 20.00,” terang Bupati Jember. (kom/sit)
















