Lumajang
Bupati Lumajang Buka Event Tahunan Loemadjang Mbiyen 3

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, bersama Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, secara resmi membuka event tahunan Loemadjang Mbiyen 3 yang digelar di Kawasan Pabrik Gula (PG) Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Sabtu (06/05/2023) pagi. Event kali kedua di tempat yang sama itu, digelar selama dua hari satu malam atau sejak 6 hingga 7 Mei 2023. Adapun gelaran ini, mengusung tema ‘Semarak Royalan Loemadjang Mbiyen 2023’.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan Loemadjang Mbiyen biasanya digelar di akhir tahun bertepatan dengan peringatan Harjalu (Hari Jadi Lumajang). Namun, kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Mei, untuk mengantisipasi kepadatan kegiatan dan musim hujan.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Dengan banyaknya saran kepada kami, karena dahulu terlalu penuh dan menumpuknya kegiatan di Desember, maka kegiatan itu kita pecah agar di setiap bulannya ada event kegiatan di Kabupaten Lumajang. Sehingga, kita ada waktu yang cukup untuk prepare dan tidak bersamaan dengan musim hujan,” kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan keunikan potensi pariwisata, ekonomi kreatif serta seni budaya Kabupaten Lumajang. Karenanya, diharapkan dapat mengangkat citra Kabupaten Lumajang, sebagai daerah destinasi wisata yang mempunyai kearifan lokal dan menguatkan produk lokal Lumajang.
“Ada beberapa kegiatan yang ditampilkan. Yaitu, pameran potensi yang diikuti oleh 21 kecamatan, galeri kriya, pasar rakyat, hiburan dan beberapa perlombaan seperti lomba photography dan fashion pakaian jaman dulu,” ujarnya. (kom/adi/gie)
















