Pemerintahan
Bupati Malang bersama Forkopimda dan OPD Buka Puasa dengan Korban Bencana Gempa di Tirtoyudo

Memontum Malang – Hari pertama Bulan Ramadan, dimanfaatkan oleh Bupati Malang, HM Sanusi bersama Forkopimda dan OPD Kabupaten Malang, menggelar berbuka puasa bersama dengan korban terdampak Gempa di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Selasa (13/04) malam.
Dalam kesempatan itu, hadir langsung Dandim 0818, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Sekda, Wahyu Hidayat.
Baca juga:
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Bupati Malang dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa pada hari pertama Bulan Puasa ini, dirinya sengaja hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang menjadi korban gempa di Malang.
“Masyarakat yang menjadi korban gempa tidak perlu khawatir. Karena pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan dampak gempa,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, Forkopimda dan Kepala OPD ke lokasi bencana untuk mengetahui kondisi secara langsung. Sehingga mengetahui apa yang harus dilakukan dalam penanganan bencana alam ini.
“Nantinya OPD bisa langsung mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat korban terdampak Gempa. Sehingga bisa melakukan penanganan secara cepat,” tegasnya.
Sedangkan untuk bantuan kepada korban Gempa, sudah terus mengalir ke Kabupaten Malang. “Tadi saya menerima bantuan beras yang nantinya akan langsung didistribusikan kepada masyarakat korban gempa. Pengusaha lainnya juga terus membantu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan buka puasa bersama yang dilakukan Forkopimda Kabupaten Malang di lokasi bencana Gempa di Malang, Abah Sanusi, sapaan akrab HM Sanusi ini, juga meninjau beberapa rumah yang ambrol dan berdialog dengan masyarakat. (ed2)
















