Kabupaten Malang
Bupati Rendra Ajak Warga Jaga Kerukunan, Kekompakan dan Rasa Persaudaraan

“Saya bersyukur sekali karena dalam penyelenggaraan gebyar suro yang kesekian kalinya ini bisa terus berkelanjutan kedepannya. Dengan harapan mari kita bina terus kerukunan, kekompakan, dan rasa persaudaraan karena memang inilah yang menjadi ciri khas rakyat Indonesia yang bhineka tunggal ika yakni berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” ujarnya Rendra.
Rendra menjelaskan, kawasan Gunung Kawi Wonosari telah dikenal segalam macam kegiatan adat dan keagamaannya oleh masyarakat hingga ke pelosok dan luar negeri.
“Semacam Gebyar Suro ini yang digagas sejak 16 tahun lalu menjadikan semakin banyak destinasi wisata di Kabupaten Malang khususnya wisata religi. Wisata religi saat ini menjadi trend dan keunikan tersendiri sehingga memberikan dampak yang besar terhadap perekomomian masyarakat, dengan ritual tersebut bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Untuk itu tidak ada kata lain bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk selalu memberikan dukungan penuh dalam melestarikan adat istiadat yang semakin tumbuh berkembang di Wonosari ini. Jaga terus apa yang bisa ditumbuhkembangkan disini, seperti adat istiadat, ritual, maupun keseniannya sebagai bagian daripada memajukan kepariwisataan Indonesia dari pinggiran,” ungkap Bupati sebelum memberangkatkan kirab sesaji. Sementara itu, Kuswanto sendiri dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada segenap pihak yang turut mensukseskan kegiatan gebyar suro tersebut.
“Alhamdulillah kita semua bisa menghadiri event tahunan gebyar suro yang sudah tidak asing ini. Kegiatan ritual ini diselenggarakan sebagai rasa syukur masyarakat Desa Wonosari kepada Allah SWT karena gebyar suro harus terus berkelanjutan dan berkesinambungan di masa kepemimpinan siapapun yang akan datang. Terlebih lagi bisa menjadi lebih baik melebihi kegiatan-kegiatan sebelumnya,” ujarnya. (sur/yan)
















