Kota Batu

Buruknya Serapan OPD Kota Batu, 6 Bulan Tak Sampai 30 Persen Anggaran

Diterbitkan

-

Buruknya Serapan OPD Kota Batu, 6 Bulan Tak Sampai 30 Persen Anggaran

Sesuai data, tambah Punjul, pertengahan Mei dari 71 paket pekerjaan yang dilelang, baru 5 yang telah selesai. Sebanyak 25 paket lelang yang didaftarkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Batu hingga kini masih dalam proses mencari pemenang lelang.

“Harusnya memang bisa cepat, sebab Januari itu program di dinas kan semuanya sudah tahu, sehingga saat APBD disahkan, lelang bisa segera di mulai,” imbuh dia.

Akan tetap hingga 24 Mei lalu memang masih belum banyak OPD yang berjalan cepat untuk menyelesaikannya. Akibatnya penyerapan anggaran pun rendah. Punjul mengaku segera memacu dinas mulai saat ini karena serapan anggaran dinilai masih sangat rendah itu. Contoh lagi, masih kata dia, DPKPP dan Dinas PUPR, menurut Punjul harus berjalan cepat. Terutama untuk proyek fisik karena anggaran besar rata-rata dari pembangunan fisik.

” Kalau ada pembangunan harus segera, seperti pasar besar tahap kedua. Lalu untuk jalan, juga segera, agar cepat mulus, dan bisa digunakan masyarakat,” harap Punjul.

Advertisement

Program OPD yang selaras harus berhubungan dengan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat. Jadi, tidak perlu menunggu akhir tahun atau perubahan anggaran keuangan.

” Selama ini pengeluaran yang ada masih sebatas, belanja rutin saja. Untuk yang program belum banyak,” pungkasnya. (lih/yan)

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas