Kota Batu
Bus TK-SDN Model Tlogowaru Tabrak 2 Tiang Telpon

Diduga Rem Blong, 28 Murid SD Selamat
Memontum Kota Malang — Sebanyak 28 siswa SD selamat dari kecelakaan akibat bus yang ditumpangi diduga mengalami rem blong. Bus sekolah bertuliskan TK – SDN Model Tlogowaru, Nopol N 7316 C, yang dikemudikan oleh Bambang Heri Utomo (66) warga Jl DR Wahidin , Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menabrak 2 tiang telpon di Jl Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Akibatnya bus rusak parah pada bagian depan kiri dan tiang listriknya tumbang. Menabrak tiang listrik di sisi kiri jalan adalah pilihan Bambang untuk menghindari kecelakaan lebih besar lagi karena arus lalu lintas di depannya cukup padat.
Informasi Memo X menyebutkan bahwa bus itu melaju dari arah selatan ke utara membawa 28 siswa SD model Tlogowaru. Bus yang berencana mengantar anak-anak SD ini pulang, mendadak mengalami rem blong saat jalanan menurun sebelah selatan jembatan.
“Saat itu di pikiran saya bagaimana caranya menyelamatkan 28 siswa SD yang berada di Bus. Selain itu saya juga harus menghindari kecelakaan dengan pengguna jalan,” ujar Bambang.
Saat itulah dia melihat 2 tiang telp yang berada di pinggir jalan. “. Tidak ada pilihan lain. Saya langsung menabrakan bus tiang telp yang berada di pinggir jalan. Saya bersyukur anak-anak selamat semua dan tidak sampai terjadi kecelakaan dengan pengguna kendaraan lain,” ujar Bambang.
Kejadian itu cukup mengundang perhatian pengguna jalan lainnya hingga arus lalu lintas sempat macet. Petugas Lantas Polsekta Kedungkandang dan Laka Lantas Polres Malang Kota segera tiba di lokasi.
Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota Iptu Junaedi mengatakan bahwa diduga rem bus tidak berfungsi dengan benar. “Masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara rem bus tidak berfungsi dengan benar. Keputusan yang diambil oleh sopir bus sudah tepat demi menghindari kecelakaan beruntun karena didepannya banyak kendaraan lainnya,” ujar Iptu Junaedi.
Dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. “Para siswa selamat semua dan sudah pulang di rumahnya masing-masing. Kami menghimbau kepada sopir untuk selalu mengadakan kontrol pada kendaraan yang jadi tanggung jawabnya, sehingga jangan sampai terjadi atau terulang kembali kejadian tersebut. Jadi jangan hanya berpatokan pada masa uji kendaraan, secara rutin harus dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan. Terutama rem, boljoint dan roda. Selalu lakukan pengecekan ,” ujar Iptu Junaedi saat dikonfirmasi melalui ponselnya. (gie/yan)
















