Kota Malang
Capaian Sudah 98,15 Persen, Dinkes Kota Malang Tetap Perpanjang BIAN
Memontum Kota Malang – Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang direncanakan rampung pada Agustus lalu, ternyata masih diperpanjang hingga 13 September mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan bahwa alasan diperpanjangnya BIAN tersebut yaitu untuk menambah capaian di Kota Malang.
Dijelaskan oleh Husnul, bahwa hingga saat ini data riil yang telah dihimpun oleh Dinkes Kota Malang masih mencapai 98,15 persen. Namun, berdasarkan pendataan proyeksi masih mencapai 72,66 persen.
“Karena belum 95 persen, maka diharapkan kabupaten atau kota yang belum mencapai, diharapkan bisa dicapai sebelum atau tanggal 13 September mendatang. Pencapaiannyakan minimal 95 persen,” ucap Husnul, Selasa (06/09/2022) tadi.
Jika nantinya dalam pelaksanaan tersebut telah mencapai target minimal, ujarnya, maka pihaknya akan terus mendorong seluruh tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan percepatan hingga mencapaian hingga 100 persen. “Kalau sudah sampai 100 persen, kita lakukan lagi pendataan. Mana yang masih belum, maka bisa memastikan yang di proyeksi mana sasarannya,” lanjutnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Targetkan Penyelesaian Masalah Anak Putus Sekolah Rampung di 2024
- Bakesbangpol Kota Malang Pastikan TPS Pilkada 2024 Aman dari Banjir di Musim Penghujan
- Atasi Lonjakan Harga Sembako Menjelang Pilkada, Pemkot Malang Siapkan Operasi Pasar
- Datangi Kampung Biru, Abah Anton Terima Dukungan untuk Kembali Memimpin Kota Malang
- Pj Wali Kota Malang Tekankan Kewaspadaan Dini Jaga Kondusifitas Pilkada 2024
Untuk mencapai hal tersebut, Dinkes Kota Malang telah memberikan informasi dan memobilisasi seluruh fasilitas kesehatan (faskes) dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga lembaga lainnya. Mulai dari Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, klinik kesehatan dan pos lain yang ditunjuk.
“Jadi, masyarakat yang masih punya balita 9 sampai 59 bulan dan masih belum diimunisasi dalam BIAN ini nanti diharapkan masuk pendataan. Nanti teman-teman akan turun ke rumah-rumah,” imbuhnya.
Sebagai informasi, BIAN ini dapat memberikan kekebalan terhadap berbagai penyakit. Seperti kesakitan dan kecacatan akibat campak, rubella, polio, difteri, hepatitis B, hingga meningitis. (rsy/sit)