Hukum & Kriminal
Dapur Downtown Kafe Kota Malang Terbakar

Memontum Kota Malang – Kepulan asap tebal terlihat keluar dari area dapur Downtown Kafe di Jl Kahuripan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (11/01/2022) siang. Hal itu membuat para karyawan berhamburan keluar dari dalam kafe. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun sebuah alat penggorengan (deep fryer) yang berada di area dapur alami kerusakan karena terbakar.
“Tadi pukul 14.00, tahu-tahu seluruh karyawan kafe langsung keluar semua. Tak lama kemudian datang petugas PMK Kota Malang. Kalau tidak salah, ada lima unit mobil pemadam.,” ujar Deva (19), warga yang berada di sekitar lokasi.
Salah satu pegawai Downtown Kafe, Yunanda (28) mengatakan bahwa alat pengorengan yang terbakar sebelumnya sudah dimatikan. “Usai melayani konsumen, alat pengorengan tersebut sudah dimatikan. Selain itu karyawan juga berada di depan. Tak lama terdengar suara letusan dan ternyata alat pengorengan sudah terbakar. Api terlihat sudah membesar,” ujar Yunanda.
Baca juga :
- Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara
- Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru
- Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti
- Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH
- Terdakwa Penggelapan Uang Penjualan Emas Rp 3,3 Miliar Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
Dia pun segera mencabut selang regulator. “Saya pun langsung mencabut selang regulator elpiji, dan menyuruh seluruh pegawai untuk keluar dari kafe,” ujarnya. Sebab saat itu kepulan asap sudah mengepul dari bagian dapur.
Bahkan asap juga terlihat mengepul di parkiran basement Bank BCA yang berada di samping lokasi. Petugas keamanan Bank BCA Kahuripan datang ke kafe sambil membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR). “Selanjutnya api berhasil dipadamkan dengan APAR,” ujarnya.
Petugas PMK Kota Malang pun melakukan pembasahan memastikan api benar benar padam. “Diduga kebakaran itu terjadi karena selang regulator mengalami kebocoran. Kerugian diperkirakan Rp 1 juta,” Yunanda. (gie)
















