Lumajang
Dekatkan Layanan Masyarakat, Bupati Lumajang Luncurkan Program Setor Madu Perdana di Klakah

Memontum Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi meluncurkan program inovatif Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Pelaksanaan perdana itu, digelar di Kecamatan Klakah dan disambut antusias warga, Rabu (16/07/2025) tadi.
Sementara dalam momen itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan seluruh jajaran perangkat daerah, datang dan memberikan layanan langsung kepada masyarakat di tingkat kecamatan. Adapun sejumlah layanan penting yang dibawa, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pengurusan dokumen kependudukan, perizinan usaha, hingga bantuan sosial secara langsung. Sedangkan dalam sehari itu, ratusan warga Klakah menerima pelayanan yang selama ini hanya tersedia di ibu kota kabupaten.
Bupati Indah Amperawati dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Setor Madu merupakan bentuk nyata dari kehadiran pemerintah yang ingin lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Bunda Indah dan Wakil Bupati, juga turut turun langsung mengawasi proses layanan serta menyerahkan bantuan, seperti paket Sembako, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan sepatu untuk pelajar dari keluarga kurang mampu.
“Ini kali pertama kami menggelar Setor Madu di Kecamatan Klakah. Pemerintah tidak hanya menyapa, tetapi juga membawa layanan langsung agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor kabupaten,” kata Bunda Indah.
Baca juga :
Dalam serangkaian pelaksanaan itu, sejumlah pelajar nampak tersenyum menerima bantuan sepatu baru. Bahkan, para petani juga nampak mengurus legalitas usaha tani dan para ibu memanfaatkan layanan perizinan serta konsultasi bantuan sosial. Dalam waktu singkat, ratusan dokumen selesai diproses langsung di lokasi.
Dalam program ini, juga sekaligus menjadi sarana evaluasi pelayanan lintas sektor. Dengan menyatukan seluruh perangkat daerah dalam satu lokasi dan waktu, pemerintah dapat menyerap aspirasi masyarakat lebih cepat dan langsung dari sumbernya.
Program Setor Madu sendiri, dijadwalkan bergilir ke seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang. Dengan model jemput bola ini, pemerintah daerah berharap tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga memperkuat rasa kehadiran negara di tingkat akar rumput.
Bunda Indah juga menyebut, Program Setor Madu sebagai cara baru membangun kepercayaan. Menurutnya, pelayanan publik haruslah mudah diakses, cepat dan menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat.
Dirinya juga menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan seremonial, melainkan gerakan kerja yang membawa perubahan nyata. Dengan komitmen berkelanjutan dan penguatan sistem layanan berbasis teknologi, Program Setor Madu berpotensi menjadi model nasional dalam pendekatan layanan publik berbasis kedekatan, kolaborasi dan empati sosial. (kom/adi/gie)














