Kabar Desa
Diguyur Hujan Deras, Rumah Warga Dawuhan Situbondo Ambruk

Memontum Situbondo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo, membuat rumah milik Hermin Saffana (68), warga Lingkungan Parse, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Sabtu (21/01/2023) malam, ambruk. Beruntung, nasib naas yang menimpa rumah berukuran panjang sekitar 15 meter dan lebar sekitar 6 meter, tidak mengakibatkan korban jiwa. Meskipun, beberapa perabot rumah rusak parah, akibat tertimpa kayu.
Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, Hermin bersama seorang anaknya terlelap dalam tidur. Tidak lama kemudian, keduanya terbangun karena mendengar suara mencurigakan dan benda jatuh. Kejadian itu, sontak membuat keduanya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Baca juga :
- Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek
- Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium
- Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih
- Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang
- Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan
Tidak berselang lama, rumah miliknya pun ambruk. Puluhan warga yang mendengar kejadian itu, kontan mendatangi lokasi dan bahu-membahu membersihkan puing-puing reruntuhan material rumah.
“Saya kaget, karena saat tidur bersama anak saya, itu mendengar suara seperti benda jatuh. Sehingga, saya bangun dan langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” kata Hermin kepada Memontum.com, Minggu (22/01/2023) tadi.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, mengatakan bahwa ambruknya bangunan rumah milik nenek Hermin, diduga akibat sebagian kayu bangunan mulai rapuh. “Sehingga saat hujan deras, kayu bangunan rumahnya yang keropos tidak kuat menahan beban. Akibatnya, ya roboh,” kata Sruwi Hartanto. (her/gie)















