SEKITAR KITA
Dinas Kesehatan Situbondo Luncurkan Inovasi Lengkapi Berkas Sehati

Memontum Situbondo – Upaya transformasi digital peningkatan kualitas pelayanan Sehat Gratis (Sehati), terus dilakukan Dinas Kesehatan Situbondo. Melalui Bidang Sumberdaya Kesehatan, dinas membuat suatu terobosan inovasi aplikasi Liberti (Lengkapi Berkas Sehati), Jumat, (29/07/2022) tadi.
Aplikasi Liberti adalah aplikasi yang digunakan untuk memverifikasi berkas pelayanan Sehati di tiga RSUD Kabupaten Situbondo. Masing-masing, yaitu RSUD Abdoer Rahem, RSUD Besuki dan RSUD Asembagus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, menyampaikan dengan penggunaan aplikasi Liberti maka akan diperoleh manfaat yang luar biasa. Antara lain, pertama mengenai verifikasi berkas pelayanan Sehati dapat dilakukan secara akuntabel, efektif dan efisien. Kedua, agar tidak terjadi penumpukan berkas pasien, sehingga klaim dapat dibayarkan tepat waktu. Ketiga adalah meminimalkan duplikasi pembiayaan dengan sumber lain.
Baca juga:
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
- H-3 dan H+3 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Pergerakan Manusia di Kota Malang
“Ke depan, tidak menutup kemungkinan aplikasi ini akan dkembangkan lebih komprerhensif dengan menambahkan fitur-fitur yang mendukung pelayanan Sehati dari sektor-sektor terkait,” jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa inovasi Liberti ini merupakan sebuah terobosan di bidang kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada penduduk miskin yang belum memiliki jaminan di fasilitas Kesehatan. “Dengan hanya menunjukkan KTP Situbondo, pasien sudah dapat dilayani di fasilitas kesehatan (Faskes),” terangnya.
Hal ini, paparnya, tentu saja sejalan berdasarkan Peraturan Bupati Situbondo Nomor 20 tahun 202, tentang pedoman operasional penyelenggaraan pelayanan kesehatan penduduk miskin dalam program Situbondo Sehati. “Data yang ada di Dinas Kesehatan menunjukkan jumlah pasien yang dirawat dengan pembiayaan Sehati di tiga RSUD Kabupaten Situbondo pada tahun 2021, sebanyak 1555 orang. Untuk memastikan pelayanan kesehatan dalam program Sehati ini tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan pembiayaan lain, maka dilakukan verifikasi terhadap berkas yang ada oleh verikator Dinas Kesehatan,” terangnya. (her/gie)
















