Kota Malang

Disdikbud Kota Malang Nilai Program MBG Tidak Efektif selama Libur Nataru

Diterbitkan

-

MBG: Pelaksanaan MBG di salah satu SPPG Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar sekolah-sekolah di Kota Malang, disebut tidak efektif jika tetap dijalankan selama masa libur sekolah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, Rabu (24/12/2025) tadi.

Pria yang akrab disapa Suwarjana, itu menyampaikan bahwa penghentian sementara MBG dinilai lebih rasional dibandingkan tetap menyalurkan makanan ke rumah siswa. “Menurut kami tidak efektif kalau tetap dilaksanakan atau diantar ke rumah. Untuk sementara mayoritas dihentikan dulu. Toh dananya bisa digunakan untuk kegiatan MBG berikutnya saat anak-anak masuk sekolah,” ujar Suwarjana.

Dikatakannya, bahwa keputusan pelaksanaan MBG selama libur sekolah sepenuhnya berada di tangan masing-masing sekolah. Disdikbud Kota Malang pun menurutnya tidak mengeluarkan imbauan tertulis untuk menghentikan program tersebut.

“Keputusan tetap di masing-masing sekolah. Kami juga tidak mengimbau secara resmi,” katanya.

Advertisement

Baca juga :

Meski begitu, dari hasil evaluasi sebagian besar sekolah memilih menghentikan sementara program MBG selama liburan. Salah satu pertimbangannya adalah kendala teknis jika makanan harus diantarkan ke rumah siswa.

“Kalaupun diantar ke rumah itu repot, kasihan SPPG-nya. Selain itu, kita juga tidak tahu apakah anak-anak ada di rumah atau justru liburan ke luar kota,” ucapnya.

Suwarjana mengaku, bahwa pihaknya juga sempat menyarankan secara lisan agar MBG dihentikan sementara selama libur panjang, meski tidak dalam bentuk imbauan tertulis. “Kemarin memang kami sarankan untuk dihentikan dulu karena kondisinya liburan,” tambahnya.

Sementara soal anggaran, Suwarjana menegaskan tidak ada pengalihan dana. Anggaran MBG hanya dicairkan berdasarkan pengajuan dari SPPG. “Bukan dialihkan. Selama SPPG tidak mengajukan, maka anggaran tidak akan dicairkan. Jadi saya kira aman,” imbuh Suwarjana. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas