Kota Batu
Dorong Promosi 11 Paket Wisata Kota Batu, Disparta Targetkan 400 Pelaku Industri Pariwisata hingga Travel Guide Kantongi Sertifikat

Memontum Kota Batu – Sebanyak 400 orang pelaku industri pariwisata, tur guide serta travel guide pada tahun 2023, ini ditargetkan bersertifikasi. Hal itu, sebagaimana diharapkan Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arif A Sidiq, Kamis (23/02/2023) tadi.
Diterangkannya, jika target atau para pelaku wisata sudah memiliki sertifikat, maka nantinya akan didorong untuk mempromosikan 11 paket wisata Kota Batu, yang telah dilaunching. “Untuk sertifikasi bagi pelaku wisata, itu sudah komitmen kami. Kalau tahun 2022, kita sudah mendapatkan kesempatan memberikan sertifikat kepada 200 orang pelaku industri pariwisata. Kemudian tahun 2023, ini kita targetkan 400 orang pelaku industri pariwisata, travel guide juga tur guide untuk bersertifikasi,” terang Arif, saat berada di Kantor Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Selain itu, tambahnya, untuk pelaku wisata di sektor lain seperti perhotelan dan destinasi wisata, juga akan dilatih untuk sertifikasi ini. Sementara mengenai paket wisata, saat ini Disparta sudah launching 11 paket wisata. Tentunya, dengan paket itu sudah menjadi panduan bagi wisatawan serta pelaku wisata, untuk memasarkan dan juga memberikan pelayanan.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Dengan tur guide yang sudah bersertifikat, maka akan mudah untuk mendorongnya. Dimana, mereka mendampingi wisatawan dan diharapkan selalu menyampaikan promosi wisata. Saat mereka bertemu wisatawan, pun selalu menyampaikan potensi-potensi yang ada. Obyek wisata, kuliner, Ekraf kita dan itu sudah menjadi komitmen,” jelasnya.
Oleh sebab itu, untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan melakukan konsep kerja sama dengan Kemenparekraf maupun lembaga sertifikasi, khususnya di Jawa Timur. Dengan bersurat, diupayakan makin sering diadakan kegiatan sertifikasi, khususnya bagi pelaku wisata di Kota Batu.
“Ini komitmen kita untuk memajukan pariwisata di Kota Batu. Serta, sertifikasi ini dianggarkan dari kementerian,” tegasnya. (put/gie)















