Kota Malang
Dukung Dasa Bhakti Ngalam Tahes, M111 2025 Ajak 500 Goweser Jelajahi Malang Raya

Memontum Kota Malang – Event sepeda lipat bertajuk M111 2025, akan digelar di Kota Malang, Sabtu (21/06/2025) besok. Rencananya, sebanyak 500 peserta dari 82 komunitas sepeda lipat di seluruh Indonesia, dipastikan akan meramaikan dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-111 Kota Malang ini.
Ketua Pelaksana M111 2025, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa acara akan dimulai dengan seremoni pemberangkatan dari Hotel Shalimar pada pukul 06.00 WIB dan diperkirakan berakhir pukul 11.00 WIB di halaman Mini Block Office Balai Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran Forkopimda dijadwalkan akan melepas langsung para peserta.
“Persiapan untuk kegiatan ini dilakukan dalam waktu kurang dari satu bulan. Kami optimis penyelenggaraan M111 dengan jarak 53 km ini dapat berjalan dengan lancar dan berkesan. M111 ini merupakan gelaran tahun ketiga dari seri M-Series sejak 2023,” kata Arif, dalam konferensi pers yang digelar, Jumat (20/06/2025) sore.
Event tersebut, menurutnya juga sebagai bentuk dukungan dalam program Dasa Bhakti Ngalam Tahes. Selain itu, juga mendukung program 1.000 event. Di tahun ini event tersebut juga spesial, karena sesuai angka peringatan HUT ke-111 Kota Malang.
“Pendaftaran M111 hanya dibuka selama tiga hari dan langsung sold out dengan 500 peserta yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sumatera, hingga Batam dan Padang,” tambahnya.
Baca juga :
Mengusung konsep family reunion, event tersebut juga dirancang untuk memperkuat komunitas sepeda lipat yang sebelumnya telah mengikuti M09 atau Jamselinas. Dalam pelaksanaan tahun ini, panitia juga menyelenggarakan foto challenge bertema wisata Malang Raya. Di mana, peserta ditantang untuk mengunggah foto terbaik saat melewati sejumlah titik ikonik seperti Kayutangan Heritage, Ijen Boulevard, Alun-Alun Tugu, Balai Kota, Kampung Warna-Warni, hingga Candi Singosari di Kabupaten Malang.
“Lewat kegiatan ini, kami ingin mengenalkan potensi wisata Kota Malang dan sekitarnya. Kami harap peserta yang hadir tidak hanya mengikuti event, tapi juga tertarik berwisata lebih jauh setelah acara selesai,” tambahnya.
Dari sisi pengamanan dan pelayanan kesehatan, panitia telah menyiapkan skema matang. Rute akan dijaga oleh Linmas di kelurahan yang dilintasi, dibantu oleh guru olahraga sebagai marshal. Dinas Kesehatan mengerahkan dua ambulans, dua motor PSC, serta satu unit dari RS Hermina. Selain itu, juga disediakan teknisi khusus untuk mengatasi jika ada sepeda peserta yang bermasalah.
“Seluruh peserta juga telah diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan, guna memastikan kenyamanan dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” imbuh Arif. (rsy/sit)











