Kota Malang
Dukung Kawasan Kayutangan Heritage, Dishub Kota Malang Bakal Perluas Penataan Parkir

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan kembali melakukan penataan parkir di tahun 2025 ini. Sebab, masih ada beberapa lokasi yang membutuhkan perhatian khusus, karena masih berada dalam satu jaringan jalan dengan Kawasan Kayutangan Heritage.
Kepala Bidang Pengelolaan Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa lokasi tersebut diantaranya mencakup kawasan depan Mal Ramayana, Jalan Merdeka, Jalan Majapahit, Jalan Semeru hingga Jalan Tenis. “Semua lokasi ini sebenarnya terhubung dalam satu jaringan jalan. Oleh karena itu, penataan parkir harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kawasan Ramayana, Jalan Majapahit, Semeru, Tenis, hingga Merdeka Selatan,” kata Rahmat, Rabu (22/01/2025) tadi.
Ditambahkannya, bahwa Kawasan depan Mal Ramayana dan Alun-alun Merdeka sering menjadi titik kepadatan kendaraan akibat parkir tepi jalan yang masih diterapkan di lokasi tersebut. Selain itu, Jalan Tenis juga menjadi salah satu titik rawan macet, terutama saat akhir pekan atau libur panjang, dengan pola parkir yang kurang teratur turut memperparah kondisi tersebut.
Baca juga :
Namun, Rahmat menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih memprioritaskan proyek penataan kantong parkir terpusat di kawasan Kayutangan Heritage sebagai langkah awal. “Setelah penataan di Kayutangan selesai, kami akan melanjutkan dengan rencana penambahan kantong parkir terpusat di lokasi lain, seperti di sekitar Alun-alun Merdeka dan kemungkinan di kawasan Veteran. Tapi ini akan dilakukan secara bertahap,” tambah Rahmat.
Menurut Rahmat, penataan parkir yang terpusat sangat penting untuk menciptakan pengelolaan parkir yang lebih efisien dan tertib. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan upaya mendukung perkembangan Kota Malang sebagai kota wisata.
“Harapannya dengan parkir terpusat ini dapat menjadi solusi untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat seiring perkembangan Kota Malang. Apalagi jika Kota Malang berkembang menjadi kota metropolitan, keberadaan kantong parkir di titik-titik tertentu akan sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan,” imbuh Rahmat. (rsy/sit)












