Kota Batu
Hajatan Besar Apeksi, Pemkot Batu Pastikan Persiapan Sudah Matang

Lanjut Shanti, agenda ini bakal diikuti sekitar 12 Kota dari Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Rinciannya, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Denpasar, Kota Mataram, Kota Bima, dan Kota Kupang.
Imam Suryono plt Kadis Pariwisata Kota Batu mengatakan jika akan ada gelaran Bertajuk, ‘Merawat Seni Tradisi, Menuju Kota Pariwista Berbudaya’ tuan rumah mengusung misi khusus. Sembilan kesenian itu antara lain drumband dari Satpol PP dan tiga SD di Kota Batu, kesenian Sanduk, Tari Petik Tetanen, musik perkusi, Jaran Kepang, Barong, Reog, Bantengan dan penampilan dari Padepokan Sangga Braja Kota Batu. Estimasi, total ada 500 seniman Kota Batu yang terlibat dalam pawai budaya tersebut.
” Sebagai tuan rumah harus memberikan yang terbaik. Mengangkat kesenian dan budaya kita yang kental sesuai dengan tema yang kami angkat,” ucap mantan Kabag Pemerintahan Setda Kota Batu ini.
Menurut Imam, pawai budaya ini juga menjadi ajang promosi setiap kota peserta Apeksi ke-14 ini. Mereka bakal memamerkan kesenian dan budaya masing-masing. Beberapa tema dari kota seperti Denpasar dengan tari kecaknya. Pasuruan ada tema pesona batik dan eksotika kota santri dan sebagainya. Karena itu sebagai tuan rumah menjadi tantangan tersendiri untuk mempromosikan budaya dan kesenian Kota Batu.
” Pawai budaya dijadwalkan mulai pukul 12.30 WIB. Dengan start dari depan Hotel Arjuno, Jalan Panglima Sudirman Kota Batu menuju panggung kehormatan (Rumah Dinas Wali Kota Batu).Kemudian, finish tepat berada di depan Balai Kota Among Tani Kota Batu. Masyarakat juga bisa menikmati tontotan ini, ” pungkasnya. (lih/yan)
















