Kabupaten Malang
Jasa Marga Tol Malang Pandaan Akan Gratiskan Tol. Ini Aturan Mainnya

Memontum Malang – Mobilitas masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kemacetan, PT Jasa Marga Tol Malang Pandaan (Mapan) punya mekanisme tersendiri untuk mengurangi kemacetan.
General Manager (GM) Jasa Marga Tol Malang-Pandaan, Indrawan Agustono, mengatakan bahwa dalam rangka mengantisipasi adanya kemacetan yang diprediksi akan meningkat pada H+1 Lebaran, maka akan ada penerapan beberapa mekanisme kelancaran arus kendaraan menuju wilayah Malang Raya.
“Diperkirakan kepadatan akan terjadi di pintu Tol Singosari. Jika itu terjadi, kami akan membuka opsi untuk menggratiskan tol. Itu, apabila kondisi lalu lintas sudah tidak bisa menampung kendaraan yang mengarah ke Malang Raya,” kata Indrawan Agustono, Minggu (01/05/2022).
Baca juga :
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
Dirinya juga menjelaskan, jika pihaknya akan bekerja sama dengan Polres Malang, untuk memberlakukan skema pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi, penumpukan di exit Tol Singosari. “Kami optimis kepadatan itu tidak akan sampai terjadi, jika Tol Singosari seperti Tol Cikampek. Karena di sana, tidak ada pilihan exit tol lain. Di Malang masih ada exit Tol Pakis atau exit Tol Madyopuro,” jelas Indra.
Dari pantauan memontum.com di gerbang Tol Singosari, mulai dari pukul 11.00 hingga 14.00, terdapat ribuan kendaraan yang melintas baik keluar ataupun masuk. (cw1/gie)












