Hukum & Kriminal

Jelang Operasi Ketupat Semeru 2023, Polres Trenggalek Gelar Apel Pasukan dan Pemusnahan BB

Diterbitkan

-

Jelang Operasi Ketupat Semeru 2023, Polres Trenggalek Gelar Apel Pasukan dan Pemusnahan BB

Memontum Trenggalek – Kepolisian Resor Trenggalek menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2023. Pelaksanaan yang diikuti ratusan personel gabungan itu, dipimpin langsung Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara bersama Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino dan Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Kav Peddy Adi Prasetyo.

Dalam prosesi itu, selain meninjau kesiapan personel gabungan, jajaran Forkopimda Trenggalek juga turut meninjau kesiapan kendaraan operasional dan peralatan penunjang yang nantinya akan dipergunakan untuk mendukung suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2023 di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Tidak hanya itu, pola pengamanan yang diterapkan selama Operasi Ketupat Semeru 2023, berlangsung menggunakan Tactical Floor Game (TFG) dan dipaparkan oleh Kabag Ops Polres Trenggalek, Kompol Suyono.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh pimpinan apel, menegaskan bahwa gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Kegiatan ini, juga merupakan wujud nyata sinergisitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

“Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi ‘Ketupat 2023’, yang berlangsung selama 14 hari sejak 18 April sampai dengan 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10 sampai dengan 16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 sampai dengan 9 Mei 2023,” ungkap Wabup Syah, Senin (17/04/2023) siang.

Advertisement

Beberapa penekanan Kapolri, imbuhnya, diantaranya adalah agar setiap personel yang terlibat operasi melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, mengedepankan langkah-langkah humanis serta menerapkan buddy system dan mempedomani SoP yang berlaku.

Baca juga:

“Selain itu, memastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, Sarpras dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,” imbuhnya.

Berbagai langkah-langkah yang dilakukan pada pengamanan arus mudik, juga harus diterapkan pada arus balik. Sehingga, mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan, agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat.

“Yang tidak kalah penting adalah melakukan penguatan komunikasi public dan memastikan informasi terkait kebijakan dan perkembangan situasi lalu lintas terkini, bisa tersampaikan dengan baik melalui iklan layanan masyarakat serta memperkuat sinergisitas dan soliditas,” ucap Wabup Syah.

Advertisement

Usai apel gelar pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa 540 botol Miras berbagai merk, 15 jeriken Miras dengan total 1.011 liter. 54 Knalpot hasil yang merupakan hasil dari operasi lalu lintas dan telah disidangkan serta puluhan balon udara dan petasan atau mercon.

Perlu diketahui, guna mendukung operasi Ketupat Semeru 2023, Polres Trenggalek melibatkan sedikitnya 375 personel gabungan yang terdiri dari 180 personel Polri, 24 anggota TNI, 3 personel Polisi Militer (PM), 24 orang Satpol PP, 36 dari Dinkes, 12 orang BPBD, 36 Senkom/Orari/Rapi, 24 orang Pramuka dan 12 orang Banser/Kokam.

Dalam operasi ini, dibentuk enam satuan tugas (Satgas) yakni Satgas preemtif, preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Humas dan Banops. Selain itu dirikan pula tiga pos pengamanan di Durenan, Watulimo dan Tugu serta satu pos pelayanan di Agropark. (mil/sit)

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas