Kota Malang
Jelang Pembukaan Porprov, Dishub Kota Malang Siapkan Skema Lalin Khusus di Kawasan Stadion Gajayana

Memontum Kota Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bersama Polresta Malang Kota, Kodim 0833, serta sejumlah perangkat daerah lainnya telah menyiapkan skema khusus pengaturan lalu lintas (Lalin) untuk mendukung kelancaran pembukaan ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, yang akan digelar di Stadion Gajayana, Sabtu (28/06/2025) mendatang.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas akan difokuskan pada kawasan sekitar stadion, terutama di Jalan Semeru dan sekitarnya. Akses masuk akan disaring dan dibatasi hanya untuk yang memiliki kepentingan langsung, seperti undangan resmi dan warga yang tinggal di sekitar area tersebut.
“Pada prinsipnya kami bersama dengan Polresta Malang Kota, Kodim 0833 serta beberapa perangkat daerah lainnya, itu melakukan pengaturan lalu lintas dalam rangka melayani sebagai tuan rumah Porprov. Maka pada pembukaan nanti, kami lakukan skema pengaturan lalu lintas yang ketat,” kata Jaya-sapaannya, Sabtu (21/06/2025) tadi.
Jaya menegaskan, bahwa Jalan Semeru nantinya akan steril dari parkir umum dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan VIP. Sementara untuk parkir kendaraan umum, telah ditetapkan titik-titik parkir resmi seperti di Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Welirang, Jalan Bromo, Jalan Slamet, Jalan Sumbing dan sebagian Jalan Arjuno.
“Di depan Stadion Gajayana, kami khususkan untuk VIP. Karena di sana, ada satuan ruang parkir untuk 170 mobil. Itu pun hanya untuk kepala daerah, Forkopimda dan pejabat provinsi. Roda dua bisa masuk untuk parkir vertikal,” ucapnya.
Baca juga :
Sterilisasi kawasan nantinya, akan dimulai pukul 14.00 WIB hingga tengah malam. Dalam hal ini Jaya juga meminta masyarakat sekitar agar dapat memahami kondisi tersebut.
“Kami minta partisipasi warga. Kami upayakan tidak ada parkir sembarangan, terutama di Jalan Tenes. Ini hanya berlaku untuk pembukaan. Untuk pertandingan biasa seperti sepak bola, pengaturan lalu lintas masih bisa dikondisikan tanpa penyaringan ketat seperti saat opening,” tuturnya.
Jaya juga menyebutkan, sejumlah titik penyaringan akan diberlakukan di ruas Jalan Ijen, Jalan Kawi, Jalan Semeru dan Jalan Bromo. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan diminta untuk menghindari kawasan tersebut dan mencari jalur alternatif.
“Kalau dari undangan yang kami data, talent pengisi acara saja ada sekitar 1.500 orang, ditambah penonton sekitar 3.000. Masih ada bintang tamu dan hiburan gratis, jadi kami perkirakan area akan sangat padat,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas, menurutnya Dishub Kota Malang akan menurunkan 130 personel, Satpol PP 60 personel, ditambah linmas dan dukungan dari kepolisian. Total petugas di lapangan diperkirakan mencapai 500 orang.
Lebih lanjut, menurutnya Dishub Kota Malang juga akan mengantisipasi kegiatan lain yang membutuhkan pengaturan lalu lintas khusus. Yakni lomba drum band, yang akan digelar pada 5 Juli mendatang dengan menempuh rute sejauh 6 kilometer, termasuk melintasi kawasan Balai Kota, Jalan Merapi dan lainnya.
“Ini nanti akan menggunakan sebagian badan jalan, berbagi dengan pengendara. Nanti ada pengaturan khusus juga,” imbuh Jaya. (rsy/sit)











