Kota Malang

Kajian Ramadan bersama Putri Hijab Jatim, Wawali Kota Malang Sampaikan Apresiasi dan Motivasi

Diterbitkan

-

RAMADAN: Wawali Kota Malang dalam rangkaian mengikuti Kajian Ramadan San santunan. (memontum.com/cw1)

Memontum Kota Malang – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menghadiri Kajian Ramadan bersama Ustadz Zohri Rohman di Masjid Baitul Jannah-Ijen, yang digelar oleh Putri Hijab Jawa Timur, Minggu (23/03/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak ketinggalan juga digelar pemberian santunan kepada anak yatim dari Panti Asuhan Sunan Kalijogo oleh Putri Hijab Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wawali Ali mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman Putri Hijab Jawa Timur, yang telah berbagi kebaikan kepada anak-anak yatim. Sebab, hal itu mencerminkan nilai-nilai sosial yang tinggi dan bentuk komitmen peduli dengan sesama.

“Kegiatan seperti ini sangat penting, karena mencerminkan nilai-nilai sosial. Tentunya juga, melalui aksi ini juga dapat membangun kedekatan dengan masyarakat,” kata Wawali Ali.

Di kesempatan yang sama, Wawali juga mengajak masyarakat untuk terus memuliakan anak yatim. Karena, hal itu sesuai dengan ajaran Agama Islam, yakni untuk saling menolong dan membantu satu sama lain.

Advertisement

Baca juga :

“Bahkan Umat Islam yang memuliakan anak yatim, itu sama dengan memuliakan Nabi kita, Muhammad SAW,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat juga memperhatikan terkait kondisi masyarakat yang membutuhkan. Bentuk komitmennya, yakni akan mendirikan Sekolah Rakyat, yang pelaksanaanya akan difokuskan kepada memberikan pendidikan gratis terhadap anak-anak yang secara ekonomi orangnya kurang mampu.

“Program ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang kurang beruntung, agar dapat memperoleh masa depan yang lebih baik,” paparnya

Advertisement

Pada momen yang sama, Wawali Ali juga memberikan motivasi bagi anak-anak yatim, untuk selalu tegar dan optimis menatap masa depan. Karena, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah.

“Saya juga pernah berada dalam posisi yang sama, seperti adik-adik semua. Namun, saya adalah yatim secara sosial. Jadi, adik-adik semua jangan pernah inferior dan jangan pernah putus asa. Sebab, kehidupan itu pasti ada hikmah dalam setiap perjalanannya,” katanya. (cw1/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas