Kota Malang
Kartu Ucapan Lebaran via Kantor Pos, Nasibmu Kini

Memontum Kota Malang – Perkembangan zaman saat ini sudah semakin canggih. Jika dulu, berkirim kartu ucapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri melalui Kantor Pos merupakan suatu kebiasaan, namun kini telah bermetamorfosis.
Executive GM Pos Indonesia Malang, Achmad Ridwon, menceritakan romantisme berkirim kartu lebaran itu pernah terjadi sekitar 10 tahun yang lalu. Kurir tidak pernah berhenti, untuk mengirimkan kartu ucapan yang dikirim atau dititipkan oleh masyarakat Kota Malang.
“Dahulu sekitar 10 tahun yang lalu di Kantor Pos Indonesia Malang itu, setiap bulan Ramadan selalu sibuk karena ada kartu Lebaran untuk ucapan Idul Fitri, termasuk juga saat Natal cukup intens pengirimannya,” ujar Ridwon, Sabtu (30/04/2022) tadi.
Pudarnya berkirim surat melalui Kantor Pos, karena saat ini masyarakat lebih menggemari hal-hal yang bersifat instan. Itu semua tergeser, karena adanya smartphone, yang menyediakan beragam aplikasi untuk mengirimkan pesan secara langsung.
Baca juga :
- Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly
- Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan
- Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin
- Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD
- Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit
“Semakin ke sini, surat-surat yang tadinya dikirim melalui Pos, kini sudah beralih dengan beraneka macam aplikasi untuk mengirim pesan. Sehingga, saat ini sudah terdisrupsi dan semakin habis surat yang dikirim untuk kepentingan pribadi,” katanya.
Meskipun demikian, masyarakat tetap masih membutuhkan jasa melalui Kantor Pos. Dari yang semula mengirim kartu ucapan lebaran, kini telah beralih untuk mengirimkan parcel maupun masyarakat yang menggunakan jasa jual-beli online.
“Kami tiap hari menghadapi lonjakan khususnya untuk kiriman online dari pebisnis online, dan pendistribusian kami juga sekarang banyak yang berbentuk parcel. Jadi kami transformasi ke arah sana dan layanan juga terdigitalisasi,” paparnya. (cw2/sit)
















