Hukum & Kriminal

Karyawan Bengkel AC Tewas Dibunuh, Pelaku Belum Tertangkap

Diterbitkan

-

Memontum Kota Malang – Tewasnya Redi Setyo (20) warga RT 04/RW 02, Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jumat (4/9/2020) sore, masih dalam penyelidikan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi Memontum.com pada Jumat pukul 15.30, mengatakan bahwa pelaku masih dalam pengejaran. “Pelaku masih dalam pengejaran. Inisialnya I,” ujar AKP Azi.

Belum diketahui motif dalam pembunuhan ini, sebab barang-barang milik korban tidak ada yang hilang. “Barang-barang tidak ada yang hilang. Ponsel juga masih ada di lokasi. Saat ini masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Azi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Redi Kamis (3/9/2020) pagi, ditemukan tewas mengenaskan. Dia ditemukan di kamar tempat kerjanya di bengkel AC dan servis mobil “Family” di Jl Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Advertisement

Kondisinya terlentang dengan kepalanya tertutup jaket abu-abu. Selain itu didapati beberapa luka pada bagian kepala yakni dibagian kepala belakang dan telinga kiri atas yang diduga akibat pukulan benda tumpul. Jenazah Redi kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi. Saat ini kasus tewasnya Redi masih dalam penyelidikan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.

Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya, Redi tinggal bersama seorang temannya di dalam bengkel AC dan service mobil tersebut. Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh salah satu karyawan yang hendak membuka bengkel.

Saat itu Redi terlihat tiduran di kamarnya dalam kondisi terlentang dan wajahnya tertutup jaket warna abu-abu. Saat dipanggil namanya, tidak ada respon dari Redi. Saat dilakukan pengecekan, ternyata Redi diketahui telah tewas. Banyak ditemukan ceceran darah di karpet kamarnya hingga kejadian ini segera di laporkan ke Polsekta Blimbing dan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.

Petugas segera datangi lokasi kejadian, termasuk juga tim identifikasi Polresta Malang Kota. Diduga Redi tewas akibat pembunuhan karena ditemukan tanda-tanda luka pada bagian telinga kiri bagian atas dan kepala belakang. Sedangkan teman sekamarnya hingga Kamis sore belum diketahui keberadaanya.

Advertisement

Kasat Reskrim Polresta AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Saat ini masih di RSSA untuk dilakukan otopsi. Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar AKP Azi.

Dijelaskan bahwa jenazah Redi diketahui sekitar pukul 07.00, ditemukan oleh rekan kerjanya. “Sehari-harinya korban berdua bersama rekannya tidur di bengkel AC Family. Saat ini temannya belum bisa dihubungi dan masih dalam pencarian petugas Resmob,” ujar AKP Azi.

Korban diduga meninggal akibat penganiayaan. “Kepalanya ditutup jaket warna abu-abu. Kemungkinan ditutup oleh pelaku untuk menutupi genangan darah. Ada beberapa benda yang berada di lokasi berupa pisau, palu dan jaket, sudah kami amankan sebagai Barang Bukti (BB). Untuk sementara pelaku diduga adalah rekannya,” ujar AKP Azi. (gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas