Kota Malang

Kejar Target 3,4 Juta Wisatawan, Kota Malang Genjot Event dan Kampung Wisata

Diterbitkan

-

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026. Hingga lima bulan pertama di tahun ini, Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai sekitar 1,4 juta, dari target sebanyak 3,4 juta kunjungan hingga akhir tahun.

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan bahwa capaian tersebut dihitung berdasarkan pergerakan wisatawan yang datang ke Kota Malang. Penghitungan tidak hanya berdasarkan wisatawan yang menginap, namun juga aktivitas kunjungan ke berbagai destinasi wisata.

“Untuk kunjungan wisatawan sendiri, lima bulan terakhir itu sudah mencapai 1,4 juta. Targetnya kami nanti sampai akhir tahun 3,4 juta,” ujar Baihaqi, Rabu (15/07/2026) tadi.

Dikatakannya, peningkatan jumlah kunjungan biasanya terjadi pada periode tertentu, terutama menjelang akhir tahun. Pada Oktober hingga Desember, aktivitas wisata di Kota Malang diprediksi mengalami peningkatan.

Advertisement

“Biasanya itu ramai-ramainya wisata ada di bulan Oktober, November, Desember,” katanya.

Baihaqi menjelaskan, jumlah kunjungan wisatawan dihitung berdasarkan data pergerakan wisatawan yang dihimpun dari berbagai sumber. Diantaranya, laporan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), destinasi wisata, hingga kawasan wisata Kayutangan Heritage.

Baca juga :

“Jadi kunjungan wisata itu kita hitung pergerakan. Dari laporan Pokdarwis, beberapa destinasi wisata, kemudian Kampung Kayutangan Heritage, itu kami kombinasikan,” jelasnya.

Sementara untuk wisatawan mancanegara, Disporapar mencatat jumlah kunjungan pada 2026 mencapai sekitar 17 ribu wisatawan.

Advertisement

Meski tren kunjungan meningkat, Pemkot Malang masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan. Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata lama tinggal wisatawan di Kota Malang saat ini berada di angka 1,5 hari.

“Ini menjadi tantangan kita sebagai ekosistem pelaku industri pariwisata. Berdasarkan laporan BPS, masih 1,5 hari. Tapi ini sudah meningkat, sebelumnya masih satu hari,” ucapnya.

Untuk peningkatan lama tinggal wisatawan terus didorong melalui penguatan layanan industri pariwisata, penyelenggaraan event yang menarik, serta pengembangan kampung wisata bernuansa heritage. Selain itu, juga dilakukan upaya memperkuat kerja sama dengan pelaku perjalanan wisata, seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan biro perjalanan.

“Langkah itu kami lakukan agar wisatawan tidak hanya datang berkunjung, tetapi juga memiliki waktu lebih lama untuk menikmati berbagai destinasi di Kota Malang,” imbuh Baihaqi. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas